LSM LIRA Diundang Ikuti “Asean Young Women Leadership Conference” di Malaysia

  • Whatsapp
banner 468x60

Kualalumpur, LiraNews – LSM LIRA (Lembaga Swadaya Masyarakat Lumbung Informasi Rakyat) secara khusus diundang pemerintah Malaysia mengikuti Asean Konferensi Pemimpin Muda Perempuan yang berlangsung mulai tanggal 9-12 April 2020 di Selangor, Malaysia. Demikian dilaporkan Lira Internasional Community (LIC) Malaysia.

Menurut Wakil Presiden LSM LIRA Bidang OKK dan Hukum, Irham Maulidy ketika dikonfirmasi melalui WhatApps membenarkan bahwa LSM LIRA dibawah Kepemimpinan Presiden HM.Jusuf Rizal diundang secara resmi oleh pemerintah Malaysia selaku tuan rumah penyelenggaraan Asean Young Women Leadership Conferance.

“Diundangnya LSM LIRA tidak lepas dari gerakan Presiden LSM LIRA, HM.Jusuf Rizal yang kini gencar membangun jaringan LSM LIRA dengan NGO Asean. Membangun sinergitas NGO Asean untuk meningkatkan kemampuan sumberdaya manusia yang kompetitif di Asean,” ujar Irham Maulidy.

Asean Young Women Leadership Conference (Asean Konferensi Pemimpin Muda Perempuan) 2020 ini diselenggarakan Kementerian Perempuan Malaysia, Aspirasi Masa Depan Muda Malaysia (Malaysia Young Future Aspiration-MYFaR)) dan Gabungan Pelajar Melayu Semenanjung Wilayah Persekutuan (GPMS WP) dari 9-12 April 2020 di The Golden Horses Hotel, Selangor, Malaysia.

Untuk diketahui, konferensi AYWLC pertama diadakan pada tahun 2015 di PWTC Kuala Lumpur bersama dengan Malaysia sebagai tuan rumah KTT ASEAN 2015. Tujuan dan konsep konferensi ini adalah menonjol dan memamerkan kepemimpinan berkualitas di antara para pemimpin wanita muda dari 10 negara ASEAN pada konferensi terakhir,

Acara tersebut terbukti telah mencapai tujuannya dan membuat fakta yang signifikan dalam menentukan kekompakan dan kinerja kepemimpinan untuk melaksanakan program demi pengembangan sosial-ekonomi masyarakat di seluruh wilayah ASEAN.

Oleh karena itu, delegasi untuk AYWLC 2020 diharapkan untuk berpartisipasi dalam pertukaran ide, wawasan dan formula dan juga bertukar strategi untuk mencapai tujuan bersama dalam meningkatkan semangat persatuan di antara masyarakat ASEAN menuju peningkatan gaya hidup dan lingkungan mereka terutama dalam menanggapi agenda agenda tujuan pembangunan berkelanjutan (SDG) 2030 dan juga untuk menghadapi tantangan revolusi industri 4.0.

Berikut rangkaian acara Asean Konferensi Pemimpin Muda Perempuan :

Pidato Pembukaan oleh Yang Mulia Seri Paduka Baginda The Raja, Permaisuri Agong Tunku Hajah Azizah Aminah Maimunah, Iskandariah Binti Al-Marhum Al-Mutawakkilallah Sultan Iskandar Al Haj.

Pembicara Utama 1: Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia, Nadiem Anwar Makarim (Women and Man – Different or Equal?).

Pembicara Utama ke-2: Prof Dr Meredith Weiss; Associate Professor, Universitas di Albany (Youth and Leadership in the SDG era).

Pembicara Forum Sosial Budaya: Hak dan Pemberdayaan Untuk Semua yakni: Ariz Ramli (Caprice), Penyanyi, Pengusaha, Influencer Sosial Malaysia; Dr Nur Faizah Ali, Psikiater, Psikologis dan Perilaku Kedokteran; Eika Chaturvedi Banerjee,
Penulis, 52 Pil Merah dan Dr. Hj. Marissa Grace Haque, Peneliti / Penulis / Kepribadian TV.

Pembicara Utama ke-3: “Sustainable and Inclusive Growth” yakni Datin Vivy Sofinas Yusof, salah satu pendiri FashionValet dan the Grup bebek.

Pembicara Forum Ekonomi: Ekonomi dan Kesejahteraan; Dr Madeline Berma
Komisaris SUHAKAM; Tuan Keith Wong,
CEO Acrosx Japan Inc; Moza Pramita,
Aktivis dan CEO Lashes oleh MOZA, Indonesia; Prof Dr Allotey Pascale,
Universitas Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Keynote Speaker ke-4: Ready or Not – A New Generation of Leaders yakni Dato ‘Nonee Ashilin Dato’ Mohd Radzi, Ketua Non-Eksekutif Global Turbine Asia.

Pembicara pada Forum Politik dan Kepemimpinan: Tantangan Kepemimpinan
Revolusi Industri Keempat: Tuan Jalil Rasheed, Presiden dan CEO Grup PNB; YB Dato ’Norsabrina Mohd Noor,Perwakilan Majelis Negara Malaysia; Hon Joy Belmonte, Walikota Kota Quezon, Filipina; Krystal Choo, Pendiri dan CEO Tickle. LN-TIM

banner 300x250

Related posts

banner 468x60