Lsm Lira Galang Dana Bangun Rumah Gubuk Lapuk Maya Anggota Paskibra Aceh Utara

  • Whatsapp
banner 468x60

Jakarta, LiraNews.com  — LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) akan menggalang dana untuk membantu Maya Julianti (18) Anggota Paskibra asal Aceh Utara membangun rumah yang lebih layak.

Generasi muda berprestasi itu bersama ibunya masih menghuni gubuk lapuk. LSM LIRA merasa terpanggil untuk berbuat bagi kemajuan generasi bangsa.

“Maya Julianti patut untuk memperoleh perhatian, lebih-lebih dia merupakan generasi muda berprestasi. Semangatnya patut menjadi contoh bagi generasi muda lainnya serta layak memperoleh apresiasi. Kader LSM LIRA dari seluruh negeri akan membantu membuatkan rumah yang layak,” tegas Presiden LSM LIRA, HM. Jusuf Rizal di Jakarta.

Bagi rakyat yang bersimpati dapat membantu melalui BCA Lumbung Informasi Rakyat Norek: 5800-140-007.

http://www.liranews.com/berita/2017/04/17/312/kisah-maya-anggota-paskibra-huni-gubuk-lapuk-di-aceh-utara

Seperti dikabarkan, kisah Maya Julianti (18), siswi kelas II SMAN Seunuddon, Aceh Utara menjadi viral di sosmed.  Siapa sangka, remaja putri segudang prestasi di bidang Pramuka dan anggota Paskibraka Aceh Utara tahun 2016 tersebut ternyata masih menghuni gubuk berdinding tepas lapuk dan jauh dari kata layak.

Di rumah itu, di Gampong Cot Trueng, Kemukiman Kuta Piadah, Seunuddon, Maya tinggal bersama sang ibu Maimunnah (45), dan seorang adiknya yang masih duduk di bangku sekolah dasar. Maimunnah sudah lama menjanda setelah ditinggal pergi sang suami.

Sejak itu pula, Maimunnah menjadi tulang punggung keluarga, bekerja sebagai penumbuk tepung upahan. Maya tetap semangat menjalani hidup bersama ibunya di rumah atau gubuk yang hanya terbuat dari anyaman bambu beralaskan tanah dengan ruangan yang sempit.

Maya mengatakan, ia bersama keluarga sudah lama menghuni rumah berdinding tepas seluas 3×6 meter tersebut, beratap rumbia dan tanpa sekat kamar. Semakin hari, kondisi rumah kian memprihatinkan. Tidak ada biaya untuk merehab, karena Maimunnah hanya seorang penumbuk tepung, upahnya hanya cukup untuk makan seadanya.

“Seperti ini kondisinya, rumah masih berlantai tanah, dinding juga sudah lapuk, tiris di mana-mana. Saya dan ibu belum punya uang untuk merehab rumah,” kata Maya dengan nada sedih. LN-NRQ

banner 300x250

Related posts

banner 468x60