LSM LIRA Ingatkan Potensi Intimidasi dan Kekerasan di Pilkada Serentak 2020

  • Whatsapp
Jusuf Rizal Pemimpin Redaksi LIRANEWS.com
banner 468x60

Jakarta, LiraNews.com – LSM Lumbing Informasi Rakyat (LIRA) menilai Pilkada Serentak 2020 memiliki potensi kecurangan, bahkan bisa sampai pada tahap intimidasi dan ancaman kekerasan fisik.

Pada Pilkada 2020, akan ada 270 daerah melakukan pemilihan, meliputi 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota.

Read More

banner 300250

Presiden LSM LIRA HM. Jusuf Rizal mengatakan, Indeks Kerawanan Pilkada (IKP) 2020 yang dikeluarkan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) adalah warning keras, betapa pesta demokrasi 2020 bisa berubah menjadi ajang bermain curang, bahkan kekerasan dan intimidasi.

“IKP 2020 yang dikeluarkan Bawaslu memang selama ini menjadi tantangan untuk Pilkada bersih yang kita inginkan,” ujar Jusuf Rizal di Jakarta, Selasa (25/2/2020).

Ia menegaskan, Pilkada khususnya di daerah-daerah terpencil, memang sangat mungkin terjadi kecurangan.

Bahkan dalam pantauan LSM LIRA, kecurangan itu bisa sampai kekerasan fisik, bahkan bisa saja memakan korban jiwa bila tidak diantisipasi.

“Bukan hanya yang sipatnya administrasi dan kecurangan politik uang. Kerawanan Pilkada itu sudah bisa sampai kekerasan, ancaman, dan intimidasi,” tegasnya.

Presiden LSM LIRA, HM. Jusuf Rizal

Jusuf Rizal yang juga Sekjen organisasi pers Media Online Indonesia (MOI) menjelaskan, dibutuhkan kerjasama antar pihak pengawas dalam hal ini Bawaslu, penegak hukum maupun NGO Pemantau Independen.

“Sebab harus diakui SDM Bawaslu itu sangat terbatas. Selain itu SDM Bawaslu bukan didesain menghadapi tindakan intimidator dari para Tim masing-masing kandidat,” tegasnya.

Jusuf Rizal memastikan, LSM LIRA akan ikut mendukung kerja Bawaslu dalam pemantauan Pilkada diberbagai daerah.

“Jaringan LSM LIRA akan digerakkan membantu Bawaslu. Kami juga sudah menjalin kerjasama dengan Bawaslu dalam Pileg dan Pilpres 2019,” tegas HM. Jusuf Rizal, Presiden LSM LIRA.

Sebelumnya, Bawaslu mengeluarkan IKP 2020 yang membeberkan tentang potensi-potensi rawan pelanggaran pada Pilkada Serentak 2020.

Dalam laporan itu Bawaslu memberi ranking dan poin-poin penilaian terhadap daerah-daerah yang menggelar Pilkada.

banner 300x250

Related posts

banner 468x60