LSM LIRA Riau Bantu Lagi Keluarkan Tiga Ijazah Siswa, Boma: Mari Tunjukkan Keberpihakan Kita Ke Masyarakat

Gravatar Image
  • Whatsapp

Pekanbaru, LiraNews – DPW LSM LIRA Riau di bawah komando Gubernur LSM LIRA Riau Harmen Fadly.SE yang belakangan ini tengah aktif dalam pengawalan dunia pendidikan Provinsi Riau terus bergerak dalam hal mendengar aspirasi masyarakat melalui motto LSM LIRA Mendengar Melihat dan Berbuat.

Salah satu aspirasi atau aduan masyarakat di bidang pendidikan adalah terkait sekolah yang masih ada menahan ijazah siswanya karna belum menyelesaikan proses administrasi yang salah satunya hutang piutang di sekolah.

Read More
banner 300250

“Lagi lagi saya sampaikan sekolah dilarang menahan ijazah peserta didik yang telah lulus !!,” tegas Harmen Fadly.

Pria yang akrab di panggil Boma ini juga mengajak para pemangku kekuasaan untuk menunjukan sikap keberpihakan kepada siswa yang membutuhkan.

“Bantulah masyarakat yang membutuhkan, tunjukan keberpihakan kita kepada mereka yang membutuhkan, bukan membela yang berkuasa yang tidak benar, klo sudah sekolah yang di biayai pemerintah menahan ijazah itu sudah tidak tepat,” ungkap Boma menjelaskan.

LSM LIRA Riau sebelumnya pada tanggal 9 September 2021 yang lalu juga sudah membantu mengeluarkan ijazah dua orang siswa yang tertahan di salah satu sekolah SMKN di Pekanbaru, dan selanjutnya di tanggal 28, 29 dan 30 September 2021 LIRA Riau juga kembali membantu masyarakat dalam hal pengambilan ijazah yang sempat tertahan di sekolah karna belum menyelesaikan proses administrasi di sekolah.

“Alhamdulillah team kami LIRA Riau bidang pendidikan terus bekerja sesuai dengan tugas kami lembaga control sosial masyarakat, sebelumnya sudah dua ijazah dari masyarakat kami bantu keluarkan dari sekolah, ini sekarang ada tambah tiga orang siswa lagi dan berhasil kita bantu, dan itu artinya selama bulan September berhasil LIRA bantu keluarkan lima ijazah siswa yang tertahan di sekolah,” tutur Harmen Fadli menjelaskan.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau Zul Ikram, Rabu 6 Oktober 2021 Melalui pesan singkat WhatsApp ( WA) ketika di mintai tanggapan terkait masih adanya sekolah negeri yang di bawah naungan dinas pendidikan provinsi Riau yang masih menahan ijazah karna terkait sangkutan administrasi ataupun utang piutang siswa dengan sekolah, Zul Ikram merespond dengan baik, ” Sekolahnya dimana, Berikan infonya ke kami, dan akan kami crosscheck,” Ungkap Kadisdik singkat.

Sementara itu di tempat berbeda, Kamis 7 Oktober 2021 Sekretaris Wilayah LSM LIRA Riau Zerry Hijrah juga meminta kepada sekolah di Riau agar tidak menahan ijazah siswa kedepannya dengan alasan apapun, dan disisi lain juga memberikan apresiasi kepada kepala sekolah dan kepala dinas pendidikan Zul Ikram atas respond baiknya.

“Saya ucapkan terimakasih kepada Pak Zul Ikram Kadisdik Riau atas respond baiknya terkait pengambilan ijazah, dan para kepala sekolah yang telah bersikap kooperatif dalam memudahkan kami LIRA dalam mengambil ijazah yang tertahan, dan semoga kedepannya tidak ada lagi penahanan ijazah seperti ini,” Tutur Zerry

Zerry juga menjelaskan bahwa LSM LIRA yang di Pimpin oleh Presiden LIRA Jusuf Rizal adalah merupakan mitra pemerintah tetapi tetap punya sikap kritis dan konstruktif

“Kami LIRA Objective kok, Klo kebijakannya benar akan kita apresiasi bagus, dan klo kebijakannya menyalahi pasti akan kami kritisi dan bila perlu kita laporkan,” tutup Zerry dengan tegas.

LIRANews ketika mencoba menghubungi salah satu dari perwakilan orang tua siswa yang mana ijazah anaknya yang juga tertahan pihak sekolah, mengatakan bahwa ijazah anak nya tertahan karna masih adanya masalah administrasi sekolah yang belum terselesaikan “Ditahan karena belum lunasnya tunggakan di sekolah,ada uang baju dan uang komite juga,” singkatnya.

Atas dasar penahanan itu orang tua siswa pun mengadu ke pihak Pengurus LSM LIRA Riau, “Alhamdulillah terimakasih untuk pengurus LSM LIRA, permintaan saya di akomodir oleh LIRA Riau, tidak butuh waktu yang lama dua hari saja proses ijazah anak saya di ambilkan dan tidak ada membayar alias gratis,” sembari menutup percakapan dengan ekspresi bahagia. LN-Adri

Related posts