Lukai Perasaan Krama Hindu Bali, Arya Wedakarna Dilaporkan ke BK DPD

  • Whatsapp
banner 468x60

Jakarta, LiraNews – Pernyataan senator asal Bali, Arya Wedakarna di media sosial dan youtube disebut-sebut telah menyakiti perasaan Krama Hindu Bali, bahkan memicu kegaduhan dan instabilitas di pulau dewata.

Ketua Forum Komunikasi Taksu Bali I Ketut Wisna.ST.MM bersama Tim Hukum Bali Metangi pun menghadap Badan Kehormatan (BK) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) untuk melaporkan Dugaan Pelanggaran Tata Tertib dan Kode Etik oleh Arya Wedakarna (AWK).

Tim Hukum Bali Metangi terdiri atas lawyer dari Bali dan Jakarta. Mereka diterima langsung oleh Anggota BK DPD RI Muhammad Nuh.

“Kami bersama Tim Hukum Bali Metangi membawa aspirasi masyarakat Bali yang tergabung dalam elemen kemasyarakatan Forum Komunikasi Taksu Bali ke BK DPD-RI,” kata Ketut Wisna.

Atas laporan itu, Muhammad Nuh menyampaikan bahwa DPD akan mengacu pada sikap Kejaksaan Agung sebagai dasar dalam mengambil tindakan terkait kasus hukum yang di proses Polda Bali. Termasuk dalam laporan AWK terkait pemukulannya.

“Kalau tak ada api tentu tak ada asap ini kan masalah serius bisa jadi ini pertama dan terakhir anggota DPD-RI di pukul oleh warganya,” kata Nuh.

Termasuk perlakuannya terhadap asistennya, ini masalah serius secara hukum. Sehingga harus dikelola karena menyangkut kepercayaan terhadap lembaga DPD RI.

“Saya melihat hal yang sesunggunya perlu kita rawat, menarik diskusi tadi Kita menangkap adanya kepedulian warga terhadap wakilnya, sehingga bapak-bapak dari Bali datang ke sini menyampaikan aspirasinya. Kita akan meresponnya karena menyangkut marwah Badan Kehormatan”, tegas M Nuh.

Ia menyebut pelaporan semacam ini bukan baru kali ini terjadi. Di periode lalu cukup dahsyat juga bahkan Wedakarna sudah diberhentikan sementara.

Kata M Nuh, data yang diterima BK DPD tentu sangat membantu, apalagi disampaikan oleh masyarakat. Maka masalah ini akan didudukkan secara proporsional.

“Sebagai dasar hukum yang kuat dalam dialog Kita tentang Kejaksaan Agung melarang Hare Krishna (HK) kemudian sempat kita diskusikan antara AWK sebagai personal dengan pandangannya tentang teologi ada kaitannya atau tidak yang jelas menambah data kita, wajar sebagai rakyat mengawasi wakilnya dan kita harus perhatikan dan respons mewakili Badan Kehormatan yang duduk di DPD-RI”, imbuhnya.

M Nuh tak akan terburu-buru seperti kejar paket. Jangan sampai ada hal yang terabaikan. Bk DPD memastikan akan menangani ini secara serius dan penuh kehati-hatian. Bila perlu BK DPD akan berkunjung ke Bali.

“Terima kasih kepada DPRD Bali yang telah memberikan dukungan penuh terhadap Forkom Taksu Bali dalam permasalahan tersebut ke BK DPD-RI,” pungkas I Ketut Wisna.ST.MM.

banner 300x250

Related posts

banner 468x60