M Solihin HD Pertanyakan Polres Lumajang Kembali Buka Kasus Gita Hartanto

| Diterbitkan Pada:
Keterangan Foto:
Bagikan:

Lumajang, LiraNews – Direksi dan Komisaris PT. Amoeba Internasional Gita Hartanto dan rekan-rekannya yang berjumlah 9 orang, ditetapkan sebagai tersangka oleh Penyidik Polres Lumajang, Jawa Timur.

M. Solihin. MD.SH, selaku kuasa hukum yang ditunjuk oleh Gita Hartanto dan kawan-kawan, menyampaikan, ketika perkara ini ditangani oleh penyidik Polres Lumajang dan dinyatakan sebagai tindak pidana serta ditetapkan sebagai tersangka Gita Hartanto dan rekan-rekannya.

“Alat buktinya, apakah cukup. Tidak ada dua alat bukti atau novum yang baru, yang cukup,” ujarnya pada wartawan di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Yang membuatnya heran, karena kasus ini sebelumnya sudah ditangani oleh Penyidik Polda Jatim, namun akhirnya di terbitkan surat penghentian, copy suratnya diperlihatkan, pada 2018.

Bahkan Mabes Polri sempat juga menangani juga dengan hasil yang sama tidak ada unsur pidana dan penyelidikan dihentikan.

Kemudian, saat ini Polres Lumajang membuka lagi dalam perkara Gita dan rekan-rekan, melanggar pasal 105, 106 UU no 07 tahun 2014 tentang perdagangan terkait tuduhan Piramid.

“Jadi, yang kita tanyakan dasar hukum apa pihak penyidik Polres Lumajang melanjutkan kembali. Apa dua alat bukti permulaanya, pertama keterangan saksi, siapa saksinya. Kedua, keterangan saksi ahli, ahli mana yang menerangkan berbeda. Dasarnya apa,” pungkas Solihin. LN-Abuzakir Ahmad.

Fri Nov 8 , 2019
Jakarta, LiraNews – Pendidikan adalah pilar kebangsaan. Salah satu cara menaklukan sebuah bangsa adalah menguasai pendidikannya. Begitu juga pendidikan adalah sarana mencerahkan dan menyadarkan sebuah bangsa untuk bangkit dan merdeka. Jika kita ingat, dulu para pendiri bangsa, mulai dari generasi Tan Malaka, Ki Hadjar Dewantara, hingga generasi Soekarno, Hatta dan […]