Mabes Polri Limpahkan BAP Tersangka Kasus Cash Bank Bali Djoko Tjandra

  • Whatsapp
banner 468x60

Jakarta, LiraNews – Penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum, Bareskrim, Mabes Polri melimpahkan berita acara pemeriksaan (BAP) tersangka kasus cash Bank Bali Djoko Tjandra bersama dua tersangka lainnya dalam kasus dugaan pemalsuan surat jalan Djoko Tjandara yaitu Brigjen Pol Prasetijo Utomo, selaku pengacara Djoko Tjandra, Anita Kolopaking ke Kejaksaan Negeri Jaktim.

Direktur Tindak Pidana Umum Brigjen Ferdy Sambo menerangkan, pelimpahan BAP setelah penyidik kejaksaan menyatakan BAP lengkap (P21).

Read More

banner 300250

“Ya (tiga tersangka dilimpahkan ke Kejari Jaktim),” kata Ferdy Sambo kepada wartawan, Senin (28/9).

Ferdy mengungkapkan, penyidiik juga menyertakan sebanyak 66 barang bukti.

“Ada 66 jenis BB (barang bukti) kasus surat palsu dari 3 tersangka,” jelasnya.

Menurut Ferdy, barang bukti yang dilimpahkan yaitu satu buah paspor atas nama Joko Soegiarto Tjandra, 14 buah telepon seluler, dua komputer, satu unit laptop, dua buku, 39 dokumen, dan 18 buah BAP hasil dari barang bukti digital.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Timur Yudi Kristiana mengatakan ketiganya akan dilakukan penahanan selama 20 hari kedepan.

“Yang bersangkutan ditahan sebagai tahanan jaksa penuntut unum selama 20 hari kedepan,” kata Yudi, Senin (28/9).

Menurutnya, dalam satu pelaku akan dititipkan ke tahanan milik Bareskrim Mabes Polri lantaran masih ada kepentingan pemeriksaan oleh penyidik.

“Setelah itu tentu akan segera dilimpahkan ke Pengadilan Negeri di yuridiksi di wilayah Jakarta Timur,” jelasnya.

“Kemudian juga Djoko Soegiarto Tjandra karena yang bersangkutan sedang menjalani pemidanaan dalam perkara sebelumnya maka yang bersangkutan berada di (Rutan) Salemba. Kemudian untuk Brigjen Prasetijo Utomo dititipkan di Bareskrim karena yang bersangkutan sekarang sedang menjalani pemeriksaan kode etik. Jadi sejalan dengan itu maka penahanan dilaksanakan di Bareskrim,” lanjut Yudi.

Penyidil menjerat Anita Kolopaking dengan dakwaan primer Pasal 263 ayat 1 junto 55 junto 64 ayat 1 KUHP dan subsidernya 263 ayat 2. Dakwaan kedua Pasal 426 ayat 1 junto 64 ayat 1 KUHP dan dakwaan ketiga adalah Pasal 221.

Djoko Tjandra dikenakan dengan dakwaan primer Pasal 263 ayat 1 junto 55 ayat 1 ke 1 junto 64 ayat 1 kemudian subsidernya adalah Pasal 263 ayat 2 junto 64 ayat 1 dan Brigjen Prasetijo Utomo didakwa dengan dakwaan pasal primer 263 ayat 1 junto 55 ayat 1 ke 1 junto 64 ayat 1 KUHP subsider Pasal 263 ayat 2 junto 64 ayat 1. Dakwaan kedua adalah Pasal 223 junto 64 ayat 1. LN-RON

banner 300x250

Related posts

banner 468x60