Mantan Dirut Jasindo Jadi Tersangka Kasus Korupsi Pembayaran Fiktif

| Diterbitkan Pada:
Keterangan Foto:

LiraNews.Com

Bagikan:

Jakarta, LiraNews.com – Mantan Direktur Utama PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) Budi Tjahjono (BTJ) ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pembayaran kegiatan fiktif agen jasa persero dalam asuransi minyak dan gas pada BP Migas, Kontraktor Kontrak Kerja Sama Migas (KKKS) tahun 2010-2012 dan 2012-2014.

Jurus Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah menerangkan, KPK menemukan bukti yang cukup untuk meningkatkan ke penyidikan dan menetapkan Budi Tjahjanto sebagai tersangka.

Budi ditetapkan sebagai tersangka dengan Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 UU 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

 “Budi diduga telah melakukan perbuatan hukum dan menyalahgunakan wewenang, memperkaya diri sendiri, atau orang lain, atau korporasi terkait pembayaran komisi terhadap kegiatan fiktif,” ujar Febri kepada wartawan di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Rabu (3/5/2017).

Selaku direksi,  jelasnya, dia diduga memerintahkan bawahannya untuk menunjuk perorangan tertentu menjadi agen terkait dengan dua proses pengadaan.

Pengadaan pertama terjadi prosesnya pada tahun 2009 untuk pengadaan 2010-2012, pengadaan kedua untuk 2012-2014, di sana Jasindo ditunjuk sebagai pemimpin konsorsium.

“Akibat perbuatan tersebut negara diduga dirugikan sekitar Rp 15 miliar,” pungkasnya. LN-AZA

Bagikan:
Komentari Melalui Facebook
Wed May 3 , 2017
LiraNews.Com