Masri Percaya Gnpf-Mui Mampu Menjaga Perjuangan Umat

  • Whatsapp
banner 468x60

Medan, LiraNews.com – DR. Ir. Masri Sitanggang, Ketua Gerakan Islam Pengawal NKRI yang berbasis di Sumatera Utara, menyatakan, masih percaya kepada GNPF-MUI, akan mampu menjaga diri dan tetap berada pada posisi dan niat perjuangan ummat Islam dan aktifis lainnya.

“Sebab, selama ini GNPF-MUI dinilai merupakan lokomotif yang mampu menarik sejumlah gerbong perjuangan ummat Islam di tingkat nasional maupun daerah,” ujarnya.

Dia menegaskan, dirinya masih percaya GNPF-MUI masih bisa menjaga posisinya sebagai lokomotif perjuangan, seperti kita ini GIP-NKRI, MAUI (Majelis Musyawarah Akbar Ummat Islam) atau Presidium Alumni 212.

Dengan mengibaratkan seting permainan sepak bola, menurutnya, GNPF-MUI yang sowan ke Istana itu, justru mungkin saja terjebak ibarat menggiring bola ke gawang sendiri.

Namun, jelasnya, langkah GNPF-MUI yang bertemu Jokowi misalnya, sebagai langkah diplomasi.

“Kemungkinan mentok juga besar, namanya diplomasi harus di atas angin siapapun itu, dalam diplomasi ekonomi, politik dan diplomasi lainnya selalu melihat realitas di lapangan. Kalau kenyataan di lapangan lemah, diplomasi apa yang kemudian mau dimainkan? menurut saya begitu,” ungkap Masri.

Karenanya Masri menegaskan, prinsipnya pertemuan GNPF-MUI dengan Jokowi itu, harus disikapi dengan positif thingking.

Seandainya belakangan GNPF-MUI malah terjebak menggiring bola ke gawang sendiri, hingga terjadi gol bunuh diri, dia mengingatkan, agar Presidium Alumni 212 bersiap-siap mengambil alih posisi memimpin perjuangan ummat Islam.

“Ya untuk berjaga-jaga maka pemain lain seperti Presidium Alumni 212 harus siap-siap ambil alih permainan, kembali giring bola dan cetak gol ke gawang lawan,” imbuhnya kepada wartawan.

Menurut Masri, banyaknya bermunculan kelompok-kelompok itu, meski sebagian orang mengatakan ada diversifikasi (mulai terpecah), justru dalam situasi seperti sekarang ini sangat menguntungkan.

“Artinya ketika mentok ada di GNPF dengan terobosan yang dilakukan, maka Presidium Alumni 212 bisa untuk sementara mengambil komando untuk melakukan terobosan-terobosan baru,” jelas Masri.

Semua, ujarnya, harus bersiap-siap, sebagai bagian dari upaya-upaya melakukan terobosan untuk menggolkan bola ke gawang lawan.

“Tapi kita tak boleh sekedar jadi penonton kita bersiap-siap, pada posisi yang kalau mentok dan mungkin dapat operan bola harus kita giring ke arah lawan,” pungkasnya. LN-JMP

 

banner 300x250

Related posts

banner 468x60