Mediasi Deadlock, KSPSI Ancam Demo Distributor Gudang Garam Terus Berlanjut

  • Whatsapp
banner 468x60

Jakarta, LiraNews – Ribuan pekerja dari Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kota Tangerang melakukan aksi demo di depan PT Surya Madistrindo, distributor resmi produk rokok grup Gudang Garam, di Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Jatiuwung, Kamis (31/10/2019).

Mereka mengecam kebijakan perusahaan yang memutasi 14 pekerja yang juga pengurus PUK KSPSI. Perwakilan pimpinan PT Surya Madistrindo sebagai distributor rokok Gudang Garam menerima sejumlah perwakilan untuk melakukan mediasi dan dilakukan secara tertutup.

Sayangnya, kata Ketua DPD KSPSI Provinsi Banten, Dedi Sudrajat mediasi tersebut deadlock. “Ya kesimpulannya tadi mediasi deadlock,” ujar Dedi kepada media seusai mediasi.

Dedi mengatakan, perusahaan tersebut dinilai telah melanggar Undang-undang nomor 21 tahun 2000 pasal 28 yang sudah mengatur bahwa siapapun tidak ada yang menghalangi berserikat.

“Cara salah satunya mutasi dan jelas sekali bahwa seluruh pengurus pasca terbentuknya SPSI, kita menyerahkan pencatatan dan pemberitahuan anak-anak dibalas dengan surat mutasi,” katanya.

Selain itu apabila tuntutan pihaknya tidak diakomodir, Dedi menegaskan aksi unjuk rasa tersebut akan terus berlanjut sampai tuntutan pihaknya dipenuhi.

“Jadi sebelum kita menerima sesuai dengan tujuan kita, kita tetap akan melakukan unjuk rasa selama satu minggu ini,” tegas Dedi.

Dilokasi yang sama, Ketua Pimpinan Daerah Tekstil Sandang Kulit SPSI Provinsi Banten Rustam Effendi menegaskan pihak perusahaan untuk mengembalikan 14 pekerja di tempat semula.

“Kami meminta agar perusahaan mengembalikan mereka di tempat semula,” katanya.

Rustam mengungkapkan, 14 pekerja tersebut dimutasi ke berbagai daerah, seperti Sumatera, Sulawesi, hingga Papua.

“Mutasi pekerja ini diduga karena mereka aktif sebagai pengurus serikat,” ungjapnya..

Sementara itu, Manager Area Ritel PT Surya Madistrindo, Rusdi Sakam mengatakan, sebelum serikat terbentuk diperusahaan ini, mutasi dan rotasi sudah menjadi hal biasa. Namun, ia membantah bahwa pihaknya melarang berdirinya SPSI diperusahan tersebut.

Dalam mutasi tersebut tidak adanya keterkaitan sama sekali dengan pengurus serikat. Rusdi mengatakan dari 20 orang yang dimutasi tidak semuanya dari serikat bahkan ada yang dari karyawan.

“Kita tidak ada pelarangan berserikat sama sekali, kita memberikan kebebasan berserikat, kita mempersilakan. Hasil mediasi menanti lebih lanjut,” tandasnya. LN-AZA

banner 300x250

Related posts

banner 468x60