Medikbud Milenial Bukan Hasilkan SDM Berdaya Saing, Tapi Berkarakter Kebangsaan dan Pancasilais

| Diterbitkan Pada:
Keterangan Foto:
Bagikan:

Yogya, LiraNews – Penunjukkan Nadiem Makariem menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, diluar prediksi dan kebiasaan yang berlaku selama ini dari sisi usia, pendidikan, dan latar belakang keahlian.

“Terpilihnya Nadiem Makariem menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan adalah langkah out of the box dan menjawabannya tantangan jaman atas kompetisi global yang mana dunia bergerak cepat sekarang bukan lagi tehnologi 4.0 tapi sdh menuju 5.0,” ujar Waketum DPN ISRI, Dr. Tarto Sentono, M.Pd di Yogyakarta, Minggu (27/10/2019).

Tarto mengatakan terkait dengan Link and Match yang akan diterjemahkan Nadiem tentunya tidak boleh pula berimbas pada terciptanya tenaga kerja murah, namun SDM yang mempunyai skill dan kemampuan untuk kebutuhan pembangunan bangsa pada wilayah meningkatkan produksi nasional.

Sebagaimana telah dibuktikan oleh Nadiem menciptakan startup nasional yang berhasil menjadi decacorn, dalam arti SDM yang dihasilkan selain tenaga terampil juga entrepreneur-enterprenuer  yang menciptakan basis-basis produksi.

Selain itu tantangan besar Nadiem saat ini adalah menghilangkan radikalisme dan ekstrimisme pada dunia pendidikan dari Taman Kanak-kanak, Pendidikan Dasar, Pendidikan Menengah hingga Pendidikan Tinggi ini harus diformulasi dalam pembinaan mental ideologi melalui pendidikan Pancasila dan pendidikan karakter sejak dini yang tentunya selain indoktrinasi juga dikemas secara digital dan virtual agar lebih menarik dan sesuai perkembangan jaman sehingga mengasilkan sumberdaya berjiwa kebangsaan, toleran dan siap berdaya saing.

Selain itu Tarto mengatakan urgensi digitalisasi materi pendidikan yang tentunya tidak membebani murid dan orang tua, artinya negara menyelenggarakan seluruh materi pendidikan yang gratis tak terkecuali tugas atau lembar kerja siswa.

Untuk berpartisipasi dalam peningkatan mutu sumber daya manusia (SDM), perlu disiapkan materi-materi pendidikan yang bersumber pada Pancasila dan nilai-nilai Karakter Bangsa, hal tersebut dapat terlaksana optimal bila diperlukan Jokowi mengangkat Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang berjiwa Pancasialis dan Nasionalis.

“Serta yang berkemampuan serta mempunyai pengalaman panjang sehingga jika dipadukan dengan kemampuan dan pengalaman Nadiem akan sangat maksimal,” pungkas Tarto yang sehari-hari merupakan pendidik. LN-AZA

Mon Oct 28 , 2019
Merauke, LiraNews –  Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan warga di wilayah penugasan, Personel TNI dari Batalyon Infanteri (Yonif) Mekanis Raider 411/Pandawa Kostrad yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG memberikan layanan pengobatan gratis bagi warga Kampung Kuler, Distrik Naukenjerai, Kabupaten Merauke, Papua, Minggu (27/10/2019). Kegiatan pengobatan gratis […]