Megawati Ingatkan Masyarakat Jangan Abaikan Prokes Meski Sudah Divaksin

Gravatar Image
  • Whatsapp

Jakarta, LiraNews – Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengingatkan kepada seluruh rakyat Indonesia untuk tak abai protokol kesehatan, walau angka penderita covid-19 sudah menurun dan jumlah vaksinasi di Indonesia sudah lumayan.

Megawati mendapat informasi mengenai adanya laporan dari Satgas Covid-19. Bahwa sudah puluhan juta rakyat Indonesia divaksinasi, namun banyak juga yang abai dengan protokol kesehatan.

Read More
banner 300250

Menurut Megawati, semuanya mestinya memahami bahwa vaksinasi bukanlah obat. Fungsinya hanyalah untuk meningkatkan imunitas tubuh melawan paparan virus covid-19. Karenanya, protokol kesehatan tetap harus dijalankan demi menghindari paparan virus itu.

“Harus ingat, kita harus pakai masker, kita harus cuci tangan, kita harus membuat jarak. Itu sebenarnya menurut saya sesuatu yang sederhana saja. Tidak disuruh macam -macam, tapi kita masih lalai,” kata Megawati, saat acara pemberian tali asih kepada 201 keluarga kader PDIP yang jadi korban covid-19, Kamis (30/9/2021).

“Jadi saya minta juga seluruh Tiga Pilar partai untuk terus menerus, kita mengonsolidasikan disiplin protokol kesehatan ini, termasuk kepada rakyat banyak,” tambah Megawati.

Megawati juga mengingatkan bahwa, meski dalam keadaan pandemi, pengurus pusat partai terus memantau kegiatan kader di seluruh wilayah di Indonesia. Sehingga jika ada yang abai terhadap instruksi partai ini, akan diberi sanksi.

“Jangan dipikir DPP Partai terutama saya tidak memantau kerja dari Tiga Pilar. Sangat mudah sekali saya melakukan pengawasan, sangat bisa memberikan langsung teguran, teguran, teguran,” ujarnya.

Megawati mengingatkan ada tiga jenis sanksi sesuai AD/ART PDIP, jika kader tak taat menjalankan instruksi. Berupa teguran, diberi peringatan, hingga dinonaktifkan. Namun dia memastikan sanksi keras hanya akan diberikan jika tindakan seseorang itu sudah berlebihan.

“Kalau sudah diberi peringatan tetap saja masih nggak mau menjalankan disiplin partai, akhirnya dinonaktifkan dari penugasannya,” kata Megawati.

Related posts