Memfitnah Wapres Jk, Hmi Jaya Laporkan Pendukung Ahok-Syaiful Ke Bareskrim

  • Whatsapp
banner 468x60

Jakarta, LiraNews.com – Sejumlah pendukung pasangan calon  gubernur dan wakil gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat, dilaporkan ke Bareskrim Polri atas dugaan penyebaran opini negatif dan fitnah yang dialamatkan kepada alumni HMI, HMI dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

“Mereka yang dilaporkan ialah Silver Matutina, Mulyono Hadisubroto, Hasanudin Abdurakhman, Adian Napitupulu dan akun Twitter @LaskarCikeas,” ujar perwakilan Pengurus Majelis Wilayah Korps Alumni HMI (KAHMI) Jaya, Yunasdi di Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Selasai (23/5/2017).

Pengurus Majelis Wilayah KAHMI Jaya melaporkan 4 orang dan 1 akun twitter itu, katanya, karena diduga telah melakukan fitnah kepada JK melalui pernyataan-pernyataannya. 4 orang dan 1 akun twitter tersebut dilaporkan ke Bareskrim Polri, atas ‎sangkaan melakukan pencemaran nama baik dan diduga melanggar UU ITE.

Sementara, lanjunyt, KAHMI Jaya merupakan barometer KAHMI se-Indonesia. Jadi, ada warganya yang dihina atau di-bully sebagai jaringan pemecah Jokowi dan NKRI dengan ke-Islaman, bahwa Pak JK ini ada yang melekat, tak hanya sebagai wakil presiden.

“Tapi juga sebagai Ketua Majelis Etik KAHMI nasional. Karena itu kita merasa tersinggung,” kata Yunasdi.

Dia mempertanyakan, kenapa pihak terlapor tendensius sekali kepada JK? Kenapa JK jadi sasaran tembak?

“Padahal beliau sudah teruji sejak zaman Bu Mega jadi Menko Kesra dan dapat selesaikan (kasus) Aceh. Zaman SBY menjadi wapres. Jadi hal ini suatu yang tidak berdasar dituduhkan kepada JK,” tegas dia.

Berikut keterangan KAHMI Jaya, 4 orang dan 1 akun twitter diduga telah melakukan pencemaran nama baik kepada JK:

1. Silver Matutina

Dia berorasi di Mako Brimob, Depok, memberikan dukungan kepada Ahok terlihat di dalam video. Dalam orasinya dia menuduh JK sebagai pemecah belah persatuan dan aktor yang membuat negara Indonesia terpuruk.

Langkah JK mendukung paslon Anies-Sandi pada Pilkada DKI Jakarta 2017 lebih karena untuk kepentingan golongan. Dengan dukungan tersebut, JK dianggap bersebrangan dengan Presiden Jokowi.

2. Mulyono Hadisubroto

Dia mengaku sebagai Koordinator Brigade Jokowi. Dalam pernyataan kepada Suara Nasional (12/5/17), dia mengklaim JK dengan jaringan HMI membuat intrik politik di lingkungan pemerintahan.

Jaringan HMI JK bisa menggembosi Jokowi di Pilpres 2019. Lebih baik JK mengundurkan diri dari Wapres. Jaringan HMI JK bermain dalam memfitnah Ahok dalam tudingan menista agama.

Pemerintah Jokowi diminta mewaspadai jaringan HMI JK karena bisa jadi menelikung di tengah jalan. HMI ini punya operator di pemerintahan dan lapangan serta membuat isu-isu yang bisa menyudutkan Presiden Jokowi.

3. Hasanudin Abrudrakhman

Dia menuduh JK sebagai dalang kerusuhan SARA yang terjadi di Makassar puluhan tahun silam. Dalam akun facebooknya, dia menulis bahwa JK telah memprovokasi massa Islam untuk menyerang umat Kristiani dan membakar sejumlah fasilitas gereja.

4. Adian Napitupulu

Anggota DPR dari Fraksi PDIP ini dalam acara Refleksi Gerakan Mahasiswa 98 Melawan Kebangkita Orde Baru di TIM, Cikini, menyebut Wapres JK seperti duri dalam pemerintahan. Dengan nada ancaman, meminta kepada JK agar jangan coba-coba mengkhianati Presiden Jokowi.

5. Akun Twitter @Laskar Cikeas

Akun tak jelas pemiliknya ini menuding Wapres JK menggelar pertemuan dengan sejumlah pihak diduga untuk mengatur vonis terhadap Ahok. Pernyataan dan opini para pendukung Ahok ini sesungguhnya tidak berdasarkan data dan fakta alias fiksi dan halusinasi. LN-AZA

banner 300x250

Related posts

banner 468x60