MOI Lebih Proaktif Jalankan Program, Tidak Terlena Pandemi Covid-19

Gravatar Image
  • Whatsapp

Jakarta. LiraNews – Meski dalam suasana pandemi Covid_19 Media Online Indonesia (MOI) masih bisa melaksanakan HUT ke 3 lewat virtual. Tampak layar monitor, masing-masing pengurus yang tersebar diberbagai daerah memperlihatkan keceriaan mereka saat potong tumpeng.

Read More
banner 300250

Acara yang berlangsung di Graha MOI Cibubur, Kecamatan Cimanggis Depok Jawa Barat, Sabtu (18/9) tersebut dihadiri oleh Ketua Umum DPP MOI, Rudi Sembiring Meliala, Sekjen DPP MOI, HM. Jusuf Rizal, Ketua Harian DPP MOI, Siruaya Utamawan serta pengurus dan anggota MOI dari berbagai provinsi di Indonesia.

“Ulang tahun ketiga MOI ini merupakan mementum buat teman-teman untuk proaktif lagi mengembangkan MOI. Tujuannya, agar nanti MOI yang berada di 20 Provinsi di Indonesia, dalam satu tahun ini bisa menyebar hingga ke 34 Provinsi,” ujar Sekjen MOI Jusuf Rizal usai acara.

Ulang tahun yang yang bertajuk ”The King Of Indonesian Online Media” diselenggarakan antara “offline” dan “online” dalam rangka menyesuaikan diri dengan PPKM. Adanya kendala PPKM, kata Presiden LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) ini, tidak membuat MOI menjadi tidak terkoordinasi. Alasannya, karena pengembangan MOI ini sangat penting untuk kemajuan industri pada media online Indonesia.

Diharapkan, pengurus didaerah dan di DKI Jakarta harus lebih, proaktif, bergerak lagi dan tidak terlena dengan adanya pandemi Covid-19 dan pada akhirnya tidak mengembangkan program mereka.

“Intinya, mereka para pengurus harus kreatif mengembangkan program-programnya. Tentu dari DPP akan memberikan “suporting” agar perkembangan MOI didaerah bertambah maju,” tandas Jusuf Rizal atau JR singkat.

Sementara itu pengurus harian MOI Siruaya Utamawan mengatakan, HUT ke 3 MOI ini bukanlah waktu yang singkat, tapi bagaiamana pengurus itu mengembangkan MOI agar lebih besar lagi. Tujuannya, supaya MOI lebih kuat dan manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat, terutama untuk meningkatkan kesejahteraan.

Program MOI kedepan juga akan menyelenggarakan diklat seperti UKW dan diklat untuk menyuarakan kepentingan masyarakat kecil. Selain itu MOI tetap memiliki pendirian, yakni mengkritisi kebijakkan pemerintah dengan cara kontruktif dan beretika serta bermartabat.

“Hal itulah langkah- langkah MOI kedepanya. Insya Allah pada tahun 2022 kita akan mengadakan rapat kerja nasional dalam rangka kita evaluasi kerja-kerja kita selama tiga tahun belakangan ini,” tambahnya.

Terkait dengan keberadaan MOI, katanya, MOI berhak melindungi atau membela kepentingan media online yang belum berbadan hukum. MOI akan mencari solusinya, sehingga media yang termasuk anggota MOI itu bisa berbadan hukum.

“Saya mohon kepada teman-teman untuk memahami aturan perundang-undangan. Agar ketika mengkritisi atau memberitakan beberapa kasus tentu memiliki hak jawab atau dalam bentuk klarifikasi,” tandas Siruaya. LN-AZA

Related posts