Muhammadiyah Tegaskan Pemerintah Cabut Izin Starbucks

  • Whatsapp
banner 468x60

Jakarta. LiraNews.com ,-CEO Starbucks, Howard Mark Schultz secara tegas mempersilakan para pemegang saham yang tidak setuju dengan pernikahan sejenis angkat kaki dari Starbucks. 

mendukung kesetaraan kaum Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT).

Schultz menegaskan orang-orang yang hanya mendukung pernikahan beda jenis dan mengabaikan pernikahan sesama jenis tidak diperlukan di perusahan kedai kopi Starbucks.

Menyikapi pernyataan pada pertemuan dengan para pemilik saham Starbucks, seminggu lalu, Ketua bidang ekonomi PP Muhammadiyah Anwar Abbas menegaskan sudah saatnya pemerintah Indonesia mempertimbangkan untuk mencabut ijin Starbucks di Indonesia.

Pasalnya Ideologi bisnis dan pandangan hidup yang Schultz kampanyekan jelas-jelas tidak sesuai dan sejalan dengan ideologi bangsa, yakni Pancasila.

“Kita sebagai bangsa, jelas-jelas tidak akan mau sikap dan karakter kita sebagai bangsa yang beragama dan berbudaya rusak dan berantakan karena kehadiran mereka,” ujar Anwar dalam keterangannya.

Anwar juga menyerukan kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk mempertimbangkan langkah-langkah pemboikotan terhadap produk-produk Starbucks.

“Karena jika sikap dan pandangan hidup mereka tidak berubah, maka yang dipertaruhkan adalah jati diri Bangsa sendiri.,” katanya.

Anwar ujuga menghimbau masyarakat dan pemerintah dengan tegas melakukan langkah dan tindakan, demi menyelamatkan kepentingan bangsa dan negara Indonesia.

“Kita tidak mau karena nila setitik rusak susu sebelanga,” pungkasnya. LN-RTN

banner 300x250

Related posts

banner 468x60