Mui: Vaksin Mr Belum Mendapat Sertifikasi Halal Dari Lppom Mui Pusat

  • Whatsapp
banner 468x60

Jakarta, LiraNews.com – Vaksin untuk mencegah penyakit campak Jerman atau rubella yang dikenal dengan vaksin Measles Rubella (MR) hingga saat ini belum mendapatkan sertifikasi halal dari LPPOM MUI Pusat.

“Vaksin MR belum mendaftarkan ke MUI untuk sertifikasi Halal,” ujar Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Aminuddin Yakub dalam sebuah seminar di Jakarta, kemaren.

Menurut beliau, semua yang masuk ke tubuh kita harus jelas kehalalannya.

“Contohnya, air mineral, bahkan air mineral saja sudah disertifikasi halal MUI,” terangnya.

Diakhir pemaparannya beliau mengatakan ” mungkinkah saat ini banyak sekali jenis penyakit, karena sumber makanan, obat dll kita tidak halal/haram.

Mengacu pada fatwa MUI terkait imunisasi secara umum, jelasnya, Fatwa Nomor 4 Tahun 2016 soal imunisasi MUI menyatakan boleh asal menggunakan vaksin yang halal dan suci.

Menurutnya, selama ini MUI mengeluarkan fatwa “Mubah” terkait imunisasi.

“Mubah di sini juga berarti harus halal, baik kandungannya maupun caranya,” katanya 

Vaksin MR diberikan pada anak berusia 15-18 bulan dan 6 tahun. Pemberian vaksin ini diduga akan memicu sistem imun untuk menghasilkan antibodi, yang nantinya akan siap melawan virus rubella, campak, dan gondong. LN-DIT

 

banner 300x250

Related posts

banner 468x60