Naikan Tagihan PDAM dan PLN Berurusan Dengan Polisi

  • Whatsapp
banner 468x60

Surabaya, LiraNews – Karena ingin memiliki uang banyak membuat Putri Andalyah Ristanti (30) warga Jalan Tenggumung Baru Selatan Gg. 4 Surabaya menjadi gelap mata. Tagihan PDAM dan PLN perusahan tempat dia berkerja di mark up atau dilebihkan. Akibat perbuatanya, Tim Idik 2 Reskrim Polsek Sukolilo menangkap dan menjebloskannya ke dalam penjara.

Kanitreskrim Polsek Sukolilo Iptu Zainal Abidin mengatakan, modus yang dilakukan wanita yang juga tinggal di Jalan Tanah Merah Utara Gg. 6 Surabaya ini yakni memanipulasi data tagihan milik korban. Bahkan akibat ulah wanita ini, korban yang juga majikannya merugi hingga ratusan juta rupiah.

Read More

banner 300250

“Karena merasa dirugikan,korban bernama, Setia Budi akhirnya melapor ke Polsek Sekolilo Surabaya dan langsung dilakukan penyelidikan,” kata Iptu Zainal Abidin, Selasa (20/10/2020).

“Dalam penyelidikan, diketahui pelaku ini memanipulasi data tagihan air di PT ABS Moderen Jalan Arief Rahman Hakim 169-171 Surabaya,” imbuhnya.

Lanjut Kanit Reskrim, awalnya petugas menindak lanjuti laporan dari korban jika telah terjadi penggelapan uang rekening tagihan PDAM dan PLN milik PT ABS Moderen.

Penggelembungan data tagihan itu diduga terjadi pada Rabu, 18 Desember 2019 jam 11.00 WIB. Pelaku melakukan aksinya dengan cara menaikan nilai tagihan rekening PLN dan PDAM (mark up).

Bahkan, akibat di mark up, total kerugian korban mencapai Rp. 101.928.003. Setelah dibekuk, wanita itu kini mendekam dalam penjara.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Polisi akan menjerat pelaku dengan Pasal 374 dan atau 372 KUHP tentang penipuan atau penggelapan.

Selain pelaku, Polisi juga mengamankan barang bukti, Rekening tagihan fiktif PLN dan PDAM serta rekening koran bank BCA dan bank Mandiri. LN-Alam

banner 300x250

Related posts

banner 468x60