Nasrulloh: Saksi Ahli Ahok Bukan Ahli Agama Islam Tapi Elit Politik

  • Whatsapp
banner 468x60

Jakarta, LiraNews.com – Saksi Ahli yang dihadirkan oleh Tim Penasehat Hukum terdakwa penista agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dinilai bukan Ahli Agama Islam, melainkan elit politik. Pasalnya, saksi ahli ini statusnya anggota DPR Ri dari Partai yang mengusung Ahok di Pilkada Jakarta.

“Keterangan yang disampaikan Ahli, juga sudah berpihak sehingga tidak mungkin lagi dapat diperoleh keterangan yang sah dari ahli ini. Mana mungkin bisa netral,” ujar Koordinator Persidangan GNPF MUI, Nasrulloh Nasution.

Ahli Agama Islam kubu Ahok ini, katanya, sedang menggiring opini dengan menganalogikan Surah Al Maidah 38 dengan Surah Al Maidah 51. Penasehat hukum Ahok sepertinya akan mengkutip keterangan ahli ini dan mencantumkannya dalam nota penbelaan.

“Mereka akan menyebut ketentuan Surah Al Maidah 51 tidak mengikat di Indonesia karena tidak diformalkan dalam peraturan perundang-undangan,” sebutnya.

Sebaliknya, Nasrulloh menambahkan, ketentuan Surah Al Maidah 51 telah terlindungi dalam konstitusi sebagai hak asasi beragama yang diatur dalam Pasal 28E ayat (1) dan (2), Pasal 28I ayat (1), dan Pasal 29 ayat (2) UUD Negara RI tahun 1945.

Menurutnya, memilih pemimpin seagama merupakan hak asasi setiap warga negara sebagai manifestasi pelaksanaan hak asasi beragama.

Berdasarkan catatannya, Ahli sudah menerangkan dengan gamblang bahwa perbuatan seseorang yang mengatakan bodoh kepada orang yang mengimani Alquran adalah perbuatan yang tidak dibenarkan.

“Tindakan itu sebagai penistaan terhadap agama Islam,” pungkasnya. LN-AZA

banner 300x250

Related posts

banner 468x60