Obyek Wisata Bukit Sekaran Bahayakan Pengunjung

  • Whatsapp
banner 468x60

Pamekasan, LiraNews – Obyek wisata Bukit Sekaran merupakan destinasi yang bisa dikembangkan oleh Pemerintah Daerah melalui Dinas Pariwisata sesuai dengan agenda Bupati Pamekasan “Desa Tematik”.

Tetapi sementara ini destinasi Bukit Sekaran ini dikelola masyarakat sekitar Dusun Soro’ Desa Palalang Kec. Pakong yang tidak melalui proses SOP yang jelas, sehingga banyak protes dari beberapa tokoh dan masyarakat sekitar.

Seperti yang disampaikan oleh salah satu pengunjung, bahwa keberadaan destinasi ini tidak jelas, siapa yang mengelola dan tidak ada guide yang menguasai kondisi bukit sekaran ini. Sehingga, menurutnya, menghawatirkan pengunjung yang datang ketempat ini.

“Sebab bukit Sekaran masih perawan belum dikelola sesuai aturan perpariwisataan. Saya minta pemerintah hadir untuk mengelola bukit sekaran ini khususnya Forpimka Kecamatan Pakong untuk secepatnya ambil sikap tegas terhadap oknum-oknum dibalik detinasi bukit sekaran,” ujar Naili kepada liranews.

Hal senada dikatakan Fathor selaku Camat LSM LIRA Pakong, bukit Sekaran tersebut membahayakan bagi pengunjung yang ingin memanjat bukit, karena tidak memiliki standart oprasional prosedur (SOP) keamanan pemanjat. Baik dalam pemenuhan peralatan ketinggian maupun pendamping (guide) yang lengkap terutama bagi orang awam yang tampa peralatan dan tampa kemampuan khusus.

“Ini seharusnya yang bertanggung jawab Pak Kades yang berkaitan dengan keberadaan destinasi Bukit Sekaran karena masuk wilayah desanya, apalagi wisata Bukit Sekaran ini tidak ada pengelolanya yang jelas khususnya parkir sepeda motor yang dipungut nominal Rp. 5.000;- / kendaraan yang tidak jelas peruntukkannya hasil dari pungut liar parkir, jika tidak ditanggapi secara serius maka saya selaku Camat Lira Pakong akan melaporkan kepada pihak yang berwenang,” cetusnya. LN-ILA

banner 300x250

Related posts

banner 468x60