Pangulu Sukesno Tak Peduli Warganya, LSM LIRA Simalungun Mediasi Kasus “Ninja” Sawit

  • Whatsapp
banner 468x60

Simalungun, LiraNews – Delapan ninja (pencuri) yang menjarah buah sawit milik Kebun PT Sipef di Divisi II Blok I, 01 OP 2012 Huta II Nagori Wono Rejo Kecamatan Pematang Bandar Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara, berhasil diringkus tim Opsnal Unit Jahtanras Sat Reskrim Polres Simalungun Rabu subuh (11/3/2020) pukul 04.00 Wib.

Sukesno, pangulu Wono Rejo, Kec Pematang Bandar

Warga Wonorejo cukup kesal melihat tingkah Pangulu. Atas tindakan tersebut, beberapa warga dari Wonorejo bersama keluarga terdakwa mendatangi Bupati LSM LIRA Kab.Simalungun, Hotman P Simbolon, untuk minta perlindungan hukum.

Kedatangan warga tersebut diapresiasi Hotman untuk mengetahui hal tersebut, dan berkordinasi melalui Kanit Jatanras Uken Saragih bertamu ke ruangan kanit, meminta penjelasan kronologi penangkapan tersebut.

Kunjungan LSM LIRA ke kediaman terdakwa.

Menurut keterangan, berdasar laporan Polisi tertanggal 09 Maret 2020 oleh pihak PT Sipef yang melaporkan pencurian buah sawit tersebut, Sat Reskrim langsung merespon dengan melakukan penyelidikan.

Kanit Jatanra menjelaskan, pelaku dijerat pasal 107 UU Perkebunan saksi Pidananya pelanggaran tersebut dalam pasal 55 hutuf d UU Perkebunan ancaman 4 tahun kurungan denda 4 milliard.

Mendapat informasi tersebut, langkah yang akan bisa dilakukan disampaikan kepada keluarga terdakwa dan warga untuk bermohon kepada pihak kebun PT Sipef.

“Permohonan dalam bentuk perdamaian, dengan bentuk perjanjian tertulis minta maaf tidak akan melakukan perbuatan tersebut, ini dilakukan pihak keluarga terdakwa disaksikan tokoh agama dan adat,” ujar Hotman, Jumat (20/3/2020)

Kemudian atas tindakan tersebut dapat membantu pengurangan hukuman yang akan dilakukan dipegadilan nanti.

“Gagasan ini dapat kita lakukan LSM LIRA Kab.Simalungun bersama warga untuk mengurangi hukuman,” pungkas Hotmam. LN-AL

banner 300x250

Related posts

banner 468x60