Peduli Terhadap Bahaya Laten Komunis, Lsm Lira Gelar Nonton Bareng Film G30s/Pki

  • Whatsapp
banner 468x60

Jakarta, LiraNews.com – LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) akan menggelar nonton bareng Film G30S/PKI di Sekretariat Gedung Gajah, Tebet, Jakarta Selatan, bersama warga.

Acara yang dihadiri pengurus, LSQ, BATOM, KORWIL, Mitra beserta keluarga, sekaligus penyerahan Piagam Bela Negara bagi tokoh yang terus berjuang melawan faham Komunis/PKI. Tokoh-tokoh tersebut antara lain, Taufik Ismail, Neno Warisman, Irsal Tanjung, Institusi TNI, dll.

“Acara ini diselenggarakan sebagai kepedulian kami sebagai anak bangsa terhadap bahaya laten Komunis/PKI. Hal ini sesuai dengan TAP MPRS bahwa faham Komunis/PKI itu haram hukumnya di Indonesia,” ujar Presiden LSM LIRA, HM Jusuf Rizal kepada wartawan.

Jusuf Rizal menegaskan, bahwa faham Komunis harus diwaspadai oleh anak bangsa agar jangan sampai peristiwa pembantaian terhadap para jenderal, ulama dan tokoh penting oleh G30S/PKI terulang kembali.
Dengan menonton film G30S/PKI, diharapkan generasi muda atau masyarakat yang belum faham terhadap kekejaman PKI bisa menyadari bagaimana PKI itu mau memecah belah bangsa dan melakukan tindakan pembantaian.

“Dengan demikian, mereka tidak terpengaruh, seolah-olah dengan menggunakan simbol-simbol PKI membuat mereka menjadi hero. Bahkan sampai dimunculkan aku bangga jadi anak PKI,” kata Presiden Partai Parsindo ini.

LSM LIRA, tambahnya, akan memberikan penghargaan kepada sejumlah tokoh yang memiliki komitmen besar untuk tetap melawan paham komunis di tengah pergeseran nilai, di tengah arus globalisasi, di tengah teknologi yang penuh provokatif.

Bahkan ada keinginan berbgaai pihak untuk mencabut TAP MPRS Nomor XXV Tahun 1966 tentang pembubaran Partai Komunis Indonesia, pernyataan PKI sebagai organisasi terlarang di seluruh wilayah negara Republik Indonesia, dan larangan menyebarkan atau mengembangkan paham atau ajaran komunisme/marxisme-leninisme.

LSM LIRA meminta kepada pemerintahan Jokowi-JK, TNI dan Polri agar mewaspadai bangkitnya paham komunis di Indoesia. Apalagi, menurut dugaan LIRA, ideologi komunis banyak masuk diberbagai insititusi, lembaga negara.

“Maka, perlu adanya penguatan persatuan dan kesatuan untuk bisa melawan paham komunis yang tentu saja bertentangan dengan ideologi bangsa dan agama. PKI adalah musuh bangsa,” katanya.

Jusuf Rizal berharap, dengan nobar film yang menceritakan episode kelam kekejaman PKI ini semangat dan patriotisme generasi bangsa semakin kuat untuk menjaga ideologi bangsa dan negara dari ancaman anasir-anasir jahat seperti yang pernah dilakukan oleh PKI di masa lalu. 

Selaku Presiden lira saya instruksikan seluruh Bupati dan Walikota Lira untuk menyelenggarakan acara nobar film G30S/PKI dengan mengajak sebanyak mungkin masyarakat untuk hadir serta menyiapkan tempat yang memadai dan sarana prasarana yang diperlukan,” imbuhnya. LN-DIT

banner 300x250

Related posts

banner 468x60