Pembuatan Tembakau Gorila Atau Ganja Sintetis Didatangi Polisi

  • Whatsapp
banner 468x60

Surabaya, LiraNews – Petugas gabungan dari anggota Polda Metro Jaya, Polda Jatim dan Polrestabes Surabaya memdatangi Apartement High Point Service Siwalankerto, untuk menggrebek home industri tembakau gorila atau ganja sintetis, Surabaya, Jumat (7/2/2020).

Dalam penggrebekan itu polisi Poldmengamankan 4 pria yakni, Aris (30), Wahab (24), Bondet (30), ketiganya warga Sidoarjo. Serta Riko (18), asal Kalianak Surabaya. Selain 4 pria, didalam kamar juga ada 2 wanita dibawah umur. Namun belakangan, keduanya dilepas karena tidak terbukti terlibat dalam sindikat ini.

Wadiresnarkoba Polda Jatim, AKBP Nasriadi, menerangkan, penggerebekan dilakukan oleh petugas gabungan dari anggota Polda Metro Jaya, Polda Jatim dan Polrestabes Surabaya, ini dilakukan untuk menepis adanya isu beking polisi.

Dalam penggerebekan ini, polisi menemukan sedikitnya 5 kilogram tembakau gorila atau ganja sintetis kering. Bahkan sebagian sudah dikemas untuk siap diedarkan ke masyarakat. “Ditemukan juga beberapa alat peracik, seperti timbangan digital dan sprayer yang diduga digunakan pelaku untuk meracik ganja sintetis,” kata AKBP Nasriadi, Jum’at (7/2/2020).

Penggerebekan ini merupakan hasil pengembangan kasus serupa yang ditangani Polda Metro Jaya ( PMJ), beberapa waktu lalu. Waktu itu PMJ dapat mengamankan 7 tersangka di berbagai tempat. Hasil dari penangkapan tersebut polisi menyita 25 kilogram ganja sintetis.

“Tembakau gorila atau ganja sintetis merupakan jenis ganja baru yang pembuatannya melalui proses kimiawi. Menggunakan bahan baku Tembakau Gayo yang dicampur dengan berbagai bahan kimia lain seperti alkohol dan essence,” terang Nasriadi.

Saat ini keempatnya masih menjalani pemeriksaan intensif guna dilakukan pengembangan dan pengejaran pelaku lainnya yang terlibat dalam peredaran tembakau gorila. LN-Alamuddin

banner 300x250

Related posts

banner 468x60