Pembukaan Gedung Assessment Center, Untuk Menggodok Anggota Selalu Update

  • Whatsapp
banner 468x60

Surabaya, LiraNews – Acara seremonial digelar saat pembukaan Gedung Assessment Center di Polda Jatim. Gedung yang terletak ditengah-tengah gedungbutama itu diresmikan oleh As SDM Kapolri Irjen Prof Dr. Eko Indra Heri S didampingi Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan, Jumat (7/2/2020).

Dalam sambutanya As SDM Kapolri Irjen Prof Dr. Eko Indra Heri S mengatakan, dirinya banggaan dapat meresmikan gedung Assessment Centre Polda Jatim. Karena, menurut penilaian Mabes Polri, Polda Jatim merupakan yang terbaik dalam pembinaan anggota agar terampil dalam bertugas.

“Saya sekaligus menyampaikan bahwa Kapolri memberikan apresiasi terkait program Presiden agar disiapkan SDM yang unggul Indonesia maju,” kata Irjen Prof Eko.

Prof Eko menegaskan, bagaimana agar selalu bisa unggul SDM Polri? “Ya salah satunya harus memilik gedung Assessment Centre. Gedung yang nantinya akan menggodok anggota agar selalu update dengan berbagai kehidupan di masyarakat.” Sekarang dunianya generasi milenial yang mendominasi. Mereka sudah memiliki kepandaian dalam bidang ITE. Generasi milenial sangat ketergantungan dengan alat komunikasi berupa HP ini,” terangnya.

Di sisi lain, imbuhnya dengan ketergantungannya itu, maka generasi Melenial ini dengan dunianya ITE juga memiliki kelemahan, diantaranya terkait berkomunikasi secara langsung, tanpa via WA dan sebagai. Karena tanpa menggunakan ITE, kaum melenial merasakan tertinggal.

“Ya sekali lagi terbiasa dengan ITE dan jika tidak menggunakannya maka merasa ketinggalan. Sehingga ketergantungannya sangat dirasakan tanpa menggunakan ITE,” tambahnya.

Menghadapi generasi melenial tersebut, pimpinan harus punya cara tersendiri. Diharapkan, dengan gedung Assessment Centre yang baru ini maka SDM lebih bagus memiliki nilai tambah. Bagaimana kompetensinya yang lemah biss dikelola SDM. Bukan yang dinilai pinter ataupun yang baik.

“Untuk itu, tak heran jika ada anggota banyak memilih Polda Jatim sebagai tempat berdinas. Karena di Jawa Timur dikenal anggota anggotanya adalah pilihan,” paparnya.

Sementara Kapolda Jatim Pol Irjen Luki Hermawan juga berharap dengan tempat baru ini (gedung Assessment Centre) tentunya keninerja anggota bisa lebih baik lagi.

“Karena personel yang masuk Polda Jatim adalah anggota yang pilihan, ada 15 Polda di Indonesia juga sudah memiliki Assessment Centre yang sudah berjalan. Sekali lagi ditegaskan, bahwa kinerja anggota harus lebih baik lagi,” jelas Luki, Jum’at (7/2/2020).

Usai meresmikan gedung Assessment Center Polda Jatim As SDM Kapolri Irjen Prof Dr Eko Indra Heri S MM menyempatkan memberikan arahan Kepada Polwan Polda Jatim.

Arahan tersebut berlangsung di Gedung Mahameru Polda Jawa Timur dan di ikuti oleh polwan polda jatim dan Polwan Polres jajaran Polda Jatim.

Gedung Assessment Center di Polda Jatim, Jumat (7/2/2020), pukul 09.00 WIB, diresmikan oleh As SDM Kapolri Irjen Prof Dr. Eko Indra Heri S didampingi Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan.

Menurut Djamaludin, ini adalah kebanggaan tersendiri dapat meresmikan gedung Assessment Centre Polda Jatim.

“Saya sekaligus menyampaikan bahwa Kapolri memberikan apresiasi terkait program Presiden agar disiapkan SDM yang unggul Indonesia maju,” kata AS SDM Kapolri mengawali sambutannya.

Bagaimana bisa unggil SDM Polri? “Ya salah satunya harus memilik gedung Assessment Centre. Sekarang dunianya generasi milenial yang mendominasi.

Mereka tak jarang memiliki kepandaian dalam bidang ITE, juga ketergantungan alat komunikasi berupa HP ini juga termasuk generasi sebelum Milenial.

Di sisi lain, dengan ketergantungannya itu, maka generasi Melenial ini dengan dunianya ITE juga memiliki kelemahan, diantaranya terkait berkomunikasi secara langsung, tanpa via WA dan sebagai. Karena tanpa menggunakan ITE, kaum melenial merasakan tertinggal.

“Ya sekali lagi terbiasa dengan ITE dan jika tidak menggunakannya maka merasa ketinggalan. Sehingga ketergantungannya sangat dirasakan tanpa menggunakan ITE,” tambahnya.

Menghadapi generasi melenial tersebut, pimpinan harus punya cara tersendiri. Diharapkan, dengan gedung Assessment Centre yang baru ini maka SDM lebih bagus memiliki nilai tambah.

“Bagaimana kompetensinya yang lemah mengelola SDM. Bukan yang dinilai piter ataupun yang baik,” ujarnya.

Untuk itu, tak heran jika ada anggota banyak memilih Polda Jatim sebagai tempat berdinas. Karena di Jawa Timur dikenal anggota anggotanya adalah pilihan.

Sementara Kapolda Jatim Pol Irjen Luki Hermawan juga berharap dengan tempat baru ini (gedung Assessment Centre) tentunya keninerja anggota bisa lebih baik lagi.

“Karena personel yang masuk Polda Jatim adalah anggota yang pilihan, ada 15 Polda di Indonesia juga sudah memiliki Assessment Centre yang sudah berjalan. Sekali lagi ditegaskan, bahwa kinerja anggota harus lebih baik lagi,” jelas Luki, Jum’at (7/2/2020).

Usai meresmikan gedung Assessment Center Polda Jatim As SDM Kapolri Irjen Prof Dr Eko Indra Heri S MM menyempatkan memberikan arahan Kepada Polwan Polda Jatim.

Arahan tersebut berlangsung di Gedung Mahameru Polda Jawa Timur dan di ikuti oleh polwan polda jatim dan Polwan Polres jajaran Polda LN-Alamuddin

banner 300x250

Related posts

banner 468x60