Pemerintah Ngotot Impor Beras, Repdem Minta Jokowi Pecat Mendag dan Mentan

  • Whatsapp
banner 468x60

Jakarta, LiraNews – Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) menyayangkan, para pembantu Presiden Joko Widodo yang masih saja bermain dengan kepentingan importir, dengan membuka kembali keran impor beras sebanyak satu juta ton.

“Para pembantu ini mengabaikan bahwa Presiden telah tegas untuk tidak mengimpor bahan makanan yang bisa disediakan dari dalam negeri,” kata aktivis Repdem, Leni Rodiah, dalam keterangannya, Kamis (11/3/2021).

Read More

banner 300250

Leni menduga, para pembantu presiden sengaja bermain mata dengan importir untuk memiskinkan petani agar harga hancur pada saat panen raya yang di Maret 2021 ini. Karena, tidak ada alasan yang tepat untuk mengimpor.

Oleh karena itu, Repdem menyarankan Jokowi untuk langsung mereshulle seluruh menteri termasuk para pejabat eselonnya yang masih coba-coba bermain mata dengan importir beras.

“Entah itu Menteri Perdagangan, Menteri Pertanian, bahkan jika ada Menteri Koordinator yang terlibat,” tegasnya.

Selain itu, lanjut Leni, leni Repdem juga meminta pemerintah untuk terlebih dahulu menyerap hasil panen raya petani Indonesia, mendahulukan kesejahteraan rakyat.

“Tumpas mafia pangan, walaupun ada Mr. Chaplin bersama mereka. Kejahatan terorganisir untuk memiskinkan petani tidak boleh dibiarkan!” pungkasnya.

Sebelumnya, pemerintah melalui Kemenko Perekonomian menyatakan akan melakukan impor beras sebanyak 1 sampai 1,5 juta ton, yang dilakukan melalui penugasan kepada Perum Bulog untuk memenuhi kebutuhan tahun 2021.

Hal tersebut disampaikan oleh Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam Rapat Kerja Kementerian Perdagangan 2021, pada 4 Maret lalu.

Tak hanya itu, pemerintah juga mengkaji kemungkinan impor komoditas lainnya selain beras, seperti daging dan gula.

banner 300x250

Related posts

banner 468x60