Pemerintah Serahkan Draf, Naskah Akademik, Dan Surpres RUU Omnibus Law Cipta Kerja Kepada Pimpinan DPR RI

  • Whatsapp
banner 468x60

Jakarta, LiraNews – Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto beserta 5 orang Menteri Kabinet Indonesia Maju menyerahkan draf, naskah akademik, dan Surat Presiden (Surpres) RUU Omnibus Law Cipta Kerja (Ciptaker) kepada Pimpinan DPR RI, di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (12/2/2020).

“Pemerintah hadir dengan 6 Menteri yaitu: Menkeu, Menteri ATR/BPN, Menteri LHK, Menkumham, Menakertrans tujuannya adalah kami akan menyerahkan Surpres, menyerahkan draf RUU dan naskah akademiknya jadi semuanya sudah dilengkapi dan tadi kami menyerahkan dokumennya,” katanya.

RUU ini sendiri, sebut Airlangga diberi nama RUU Cipta Kerja (Ciptaker) yang terdiri atas 15 bab dan 174 pasal.

“Kemudian seluruhnya sudah disiapkan terkait judul, judulnya adalah Cipta Kerja, jangan di pleset plesetin, kemudian terkait dengan isinya isinya 15 bab dan 174 pasal dan tentunya harapannya ini pemerintah akan menyerahkan kepada DPR untuk diproses sesuai dengan mekanisme yang ada di DPR.

Airlangga berharap, pemerintah bersama DPR RI sesegera mungkin melakukan sosialisasi terkait RUU Omnibus Law tersebut.

“Jadi demikian yang tadi dibahas dan kami bahas juga terkait dengan bersamaan dengan ini akan dilakukan sosialisasi ke seluruh provinsi di Indonesia dimana dalam sosialisasi nanti akan dilakukan bersama antara pemerintah dan juga DPR yang terlibat,” imbuhnya.

Airlangga menuturkan, ada 7 faktor yang terkait, dan ada 7 komisi yang terkait dengan pembahasan RUU Omnibus Law ini, tentunya pemerintah akan melibatkan para anggota DPR RI untuk bersosialisasi,” jelasnya.

“Ada 7 faktor yang terkait ada 7 komisi yang terkait tentunya anggota dewan pun akan kami libatkan untuk bersosialisasi dengan demikian diharapkan seluruh masyarakat bisa mengetahui apa yang akan dibahas apa yang akan diputuskan dan dampaknya bagi perekonomian nasional dan isinya memang murni untuk menciptakan lapangan pekerjaan,” ungkapnya.

Draf RUU Omnibus Law Ciptaker ini, menurut Ketua Umum Partai Golkar tersebut, adalah draf resmi karena telah diserahkan kepada DPR RI untuk menghindari berbagai spekulasi, selain itu pembahasan draf ini juga banyak melibatkan konfederasi buruh.

“Draft yang resmi adalah yang diserahkan ke DPR, jadi supaya tidak ada lagi spekulasi mengenai isi pasal. Karena sekarang isi pasal yang diberikan adalah yang diserahkan kepada DPR tidak ada versi-versi lain di luar itu. Yang melibatkan banyak konfederasi,” cetusnya.

Koordinasi Dengan DPR RI

Sementara itu, Ketua DPR RI Puan Maharani menyatakan, tujuan kedatangan keenam Menteri Kabinet Indonesia Bersatu menemui dirinya di DPR RI adalah untuk berkoordinasi terkait pembahasan RUU Ciptaker.

“Para menteri ke DPR untuk bisa berkoordinasi terkait dengan RUU omnibus Law Cipta kerja jadi sudah bukan Cipta lapangan kerja,” ungkapnya.

Omnibus Law Cipta kerja, kata Puan, nantinya akan terdiri dari 79 Undang-Undang 15 bab dengan 174 pasal yang akan dibahas di DPR RI

“Jadi kalau ada yang mengatakan apakah DPR sudah membaca grafiknya, belum, apakah DPR sudah mengetahuinya, belum, tanya tadi disampaikan bahwa akan terdiri dari 15 bab dan 174 pasal,” ucapnya.

Putri Megawati Soekarnoputri ini mengaku, sebelumnya secara reguler Menkeu sudah mengirimkan draf Omnibus Law terkait dengan perpajakan yang rencananya nanti akan dibahas di DPR melalui komisi yaitu Komisi XI.

“Ini belum jadi satu keputusan final karena sesuai dengan mekanisme yang ada di DPR, hal ini tentu saja akan dibicarakan di tingkatan rapim dan sesuai dengan mekanisme yang ada, nanti akan kita bahas bersama seluruh pimpinan fraksi yang ada di DPR,” urainya.

Puan berharap, agar dalam pembahasan RUU Omnibus Law Ciptaker ini nantinya tidak akan menimbulkan prasangka dan kecurigaan.

“Jadi jangan sampai kemudian belum beredarnya atau belum tersosialisasinya ini kemudian sudah menimbulkan prasangka prasangka yang lain yang juga menimbulkan kecurigaan kecurigaan karena memang kita belum membahasnya,” pungkasnya. LN-RON

banner 300x250

Related posts

banner 468x60