Penanganan Kasus Firli Bahuri Selayaknya Dihentikan Lewat Deponering

Mantan Ketua KPK, Firli Bahuri.

Jakarta, LiraNews.com – Kasus hukum yang disangkakan kepada Mantan Ketua KPK, Firli Bahuri sepatutnya dihentikan, seperti halnya kasus hukum Bambang Widjojanto dan Abraham Samad atau Novel Baswedan.

“Penanganan dugaan tindak pidana yang disangkakan kepada Firli Bahuri dapat dihentikan jika mengacu pada Kasus Abraham Samad dan Bambang Widjojanto (Mantan Pimpinan KPK) atau setidaknya seperti Kasus yang menimpa Novel Baswedan,” ujar Hasanuddin aktivis Siaga ’98.

Read More
banner 300250

Di Era Jokowi, penghentian kasus semacam ini pernah dilakukan. Dimana Kejaksaaan menghentikan melalui mekanisme deponering atau pengesampingan perkara.

“Atau Kejaksaan dapat menerbitkan surat penetapan penghentian penuntutan (SKPP) seperti dalam perkara Novel Baswedan,” lanjutnya.

Hal ini penting dilakukan, tidak hanya agar komisioner KPK bekerja tidak dalam tekanan, juga dugaan pemerasan yang dilakukan FB, sejatinya adalah perkara yang sama yang ditangani KPK terhadap subjek yang sama (SYL).

“Harapannya, sebelum proses pimpinan KPK periode saat ini berakhir. Firly Bahuri mendapat perlakuan yang sama dengan Abraham Samad dan Bambang Widjojanto, atau setidaknya Novel Baswedan,” tuntas Hasanuddin mengulang pernyataannya diatas.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *