Gudang Osowilangun Diduga Jadi Tempat Penimbunan dan Pengolahan Minyak CPO Ilegal

Pergudangan Yosowilangun Surabaya

Gresik,Liranews.com-Pergudangan No.A/27 di belakang Terminal Osowilangun, Kecamatan Benowo, Surabaya, diduga menjadi tempat penimbunan dan pengolahan minyak Crude Palm Oil (CPO) Ilegal milik seseorang bernama Udin.

Hal tersebut terungkap setelah dilakukan investigasi terhadap gudang tersebut. Dan juga keterangan dari salah satu pekerja yang menjaga Gudang penimbunan dan pengolahan dugaan minyak CPO Ilegal, pada hari Minggu Siang (12/11/2023).

Baca Juga : Terpilih Jadi Kades Desa Yosowilangun, Abdur Rosyid: Insya Allah, Saya Akan Wujudkan Empat Visi dan Misi

“Ini gudang penimbunan dan pengolahan minyak CPO milik Abah Udin,” ungkap salah satu penjaga Gudang kepada wartawan ini di lokasi.

Ditanya terkait pengolahan dan kegunaan dugaan minyak CPO Ilegal, penjaga Gudang perawakan kurus tinggi tersebut, menjawab bahwa minyak CPO dibuat sebagai minyak Kalimantan

“Kalau kegunaannya diperuntukkan sebagai bahan baku membuat bedak dan sabun,” jelasnya.

Sementara itu penjaga gudang, bertanya kepada wartawan ini, Mas dari mana? Kalau dari media sampean temui Mbak Novi selaku Admin yang biasa menemui rekan-rekan media.

“Sekarang hari minggu, jadi tidak ada orang di sini. Cuman saya yang menjaga gudang ini,” lontar penjaga Gudang.

Sementara itu, para pekerja dari gudang lainnya tidak tau dengan adanya aktifitas kegiatan di gudang tersebut.

“Saya kurang tau, tempat itu sebagai gudang apa. Yang saya tau, sering ada Truk Tangki kayaknya bermuatan minyak sering masuk kesitu,” urainya.

Baca Juga : Kebijakan Larangan Ekspor CPO, Mulyanto: Pemerintah Mencla-mencle

Terkait adanya aktifitas Gudang tersebut sebagai tempat penimbunan dan pengolahan dugaan minyak CPO Ilegal, awak media ini, masih mencari informasi-informasi guna memastikan kebenarannya.

Sementara itu Lurah Osowilangun Dedy, saat dikonfirmasi di wilayahnya ada aktivitas ilegal mengakui tidak tahu. Bahkan, letak gudangnya dia juga tidak mengatahui.,”saya tidak tahu kalau ada kegiatan ilegal, saya tahunya malah dari mas, ‘ kata Lurah via telepon..

Ditambahkan oleh mantan pegawai dinas Cipta Karya, dirinya akan menelusuri informasi tersebut, dan bila benar maka akan dilakukan pemanggilan untuk pemilik gudang dan pegawainya., “akan kita lakukan pemanggilan, ‘ pungkasnya.(LN-SANLAM)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *