Penyidik Polda Metro Gagal Periksa Dirut PT Telkomsel Atas Dugaan Korupsi 300 Miliar

  • Whatsapp
banner 468x60

Jakarta, LiraNews – Penyidik Subdit Tipikor, Direktorat Reserse Kriminal Khusus, Polda Metro Jaya gagal memeriksa Direktur Utama PT Telkomsel Setyanto Hantoro dan Edi Witjara selaku Direksi PT Telkomsel atas dugaan korupsi program Sinergi New Sales Broadband Telkomsel senilai Rp300 miliar.

Menurut Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Auliansyah Lubis, keduanya dijadwalkan diperiksa untuk dimintai keterangan, Kamis (27/5). Namun, keduanya gagal datang dengan alasan sedang mengurus HUT PT Telkomsel.

“Alasannya karena Telkomsel sedang ada kegiatan, yakni peluncuran 5G dan HUT Telkomsel itu sendiri,” kata Lubis kepada wartawan yang didampingi Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Kamis (27/5).

“Jadi itu yang bisa kita sampaikan soal klarifikasi saudara AS dan EW,” lanjut Lubis.

Lubis menuturkan, bentuk klarifikasi keduanya penting untuk mengetahui duduk persoalan yang sebenarnya.

“Makanya kita klarifikasi, masih proses apakah dana tersebut sesuai dengan apa yang diadukan masyarakat,” ujar Lubis.

Lubis menuturkan, penyidik awalnya menerima laporan dari warga masyarakat tekait dugaan dana yang tidak bisa bisa dipertanggung jawabkan.

“Ada dugaan dana yang dikucurkan Telkom saat itu yang disampaikan masyarakat tidak dapat dipertanggungjawabkan,” ungkap Lubis.

Lubis mengatakan, dalam kasus tersebut penyidik masih melakukan penyelidikan laporan sesuai bernomor: Sp. Lidik/1576/V/RES.3.3/2021/Ditreskrimsus, tanggal 6 Mei 2021.

Kasus ini sebagai tindak lanjut dari laporan polisi bernomor LI/107/V/RES.3.3/2021/Ditreskrimsus, tanggal 6 Mei 2021.

“Kami masih menyelidiki kasus ini,” pungkas Lubis. LN-RON

banner 300x250

Related posts

banner 468x60