Peringati Hari Lahir Pancasila, Bamsoet Ingatkan Pentingnya Kebersamaan di Tengah Pandemi

  • Whatsapp
banner 468x60

Jakarta, LiraNews – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengajak seluruh elemen bangsa menjadikan peringatan Hari Kelahiran Pancasila sebagai momentum untuk membangun kembali kebersamaan, gotong-royong serta optimisme rasa kebangsaan di tengah pandemi Covid-19.

Demikian disampaikan politisi yang akrab disapa Bamsoet ini kepada para wartawan usai mengikuti Upacara Hari Kelahiran Pancasila secara daring di Jakarta, Selasa (1/6/21).

Read More

banner 300250

Bamsoet meyakini, gotong-royong dan optimisme rasa kebangsaan di tengah pandemi Covid-19 dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, akan membawa Indonesia menjadi lebih tangguh dan lebih maju.

“Presiden Republik Indonesia pertama Soekarno, pada 76 tahun lalu, telah menegaskan, Indonesia adalah negara gotong-royong. Sikap gotong-royong yang merupakan pengejewantahan dari sila Pancasila harus terus ditumbuhkan kembangkan seluruh elemen bangsa agar Indonesia mampu segera terbebas dari pandemi Covid-19,” ujar Waketum Partai Golkar ini.

Bamsoet menilai, semangat gotong-royong yang digelorakan Bung Karno sangat terasa di tengah-tengah masyarakat selama pandemi Covid-19.

“Rasa senasib sepenanggungan muncul dengan melakukan berbagai aksi kemanusiaan membantu sesama yang terkena dampak Covid-19,” ungkap Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini.

Menurut Bamsoet, rakyat pun pasti akan mematuhi imbauan pemerintah untuk menerapkan protokol kesehatan dengan menjaga jarak, memakai masker serta mencuci tangan sebagai bagian untuk bersama memutus mata rantai Covid-19.

“Berdasarkan data Satgas Covid-19 per tanggal 31 Mei 2021, jumlah penderita Covid-19 bertambah sebanyak 102.006 jiwa. Sehingga, total kasus Covid-19 di Indonesia mencapai 1.821.703 jiwa. Dari jumlah tersebut sebanyak 1.669.119 orang dinyatakan sembuh dan 50.578 orang meninggal dunia,” urai Bamsoet.

Bamsoet menyebut, per tanggal 31 Mei 2021, jumlah penduduk Indonesia yang telah mendapatkan vaksinasi tahap I mencapai 16.413.672 orang. Sementara, vaksinasi tahap II sudah diberikan kepada 10.631.835 orang.

Bamsoet mengungkapkan, pemerintah sendiri telah menargetkan akan melakukan vaksinasi minimal 181.554.465 jiwa untuk mencapai herd immunity.

“Semua pihak harus menyukseskan program vaksinasi pemerintah, khususnya melalui vaksinasi gotong-royong. Vaksinasi gotong-royong yang dilaksanakan perusahaan bagi para buruh dan karyawan ini merupakan salah satu wujud sifat gotong royong dalam membantu pemerintah menanggulangi pandemi Covid-19,” jelas Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) ini.

Legislator asal Dapil Jateng 7 ini pun optimistis keberhasilan program vaksinasi Covid-19 akan mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia. Diharapkan pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa mencapai 4 hingga 5 persen di akhir tahun 2021.

“Keberhasilan vaksinasi Covid-19 akan menjadi kunci utama pemulihan ekonomi nasional. Selain tetap perlu penerapan protokol kesehatan secara ketat di masyarakat. Ketika herd immunity masyarakat telah terbentuk dengan baik, otomatis roda perekonomian yang terpuruk akibat pandemi bisa kembali tumbuh,” pungkas Bamsoet.

Upacara Hari Kelahiran Pancasila ini dipimpin langsung Presiden Joko Widodo (Jokowi) dari Istana Kepresidenan Bogor. Mengenakan pakaian adat Aceh, Bamsoet didaulat membaca Teks Pancasila.

Sementara Ketua DPR RI Puan Maharani membacakan naskah Pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) Negara Republik Indonesia tahun 1945.

Turut hadir antara lain Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri, Wakil Presiden RI ke-6 Try Sutrisno, Ketua DPD La Nyalla Mattaliti, Ketua MA Muhammad Syarifuddin, Ketua MK Anwar Usman, Ketua KY Mukti Fajar, Ketua BPK Agung Firman Sampurna, para menteri Kabinet Indonesia Maju, Ketua BPIP dan jajaran BPIP serta para duta besar negara sahabat yang hadir secara daring. LN- RON

banner 300x250

Related posts

banner 468x60