Perkuat Demokrasi dengan Menguatkan Sistem Kepartaian

  • Whatsapp
banner 468x60

Jakarta, LiraNews – Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri Bahtiar mengatakan, sistem demokrasi perlu diperkuat dengan mempertimbangkan sistem partai politik.

“Kalau kita hendak memperkuat sistem demokrasi kita tentu harus memperkuat sistem kepartaian,” ujar Bahtiar saat Diskusi Publik di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Senin (09/03/2020).

Bahtiar menjelaskan, Parpol satu-satunya lembaga dalam demokrasi yang bertugas menjaring kader, merekrut calon pemimpin, serta sosok yang akan duduk di lembaga legislatif pembuat undang-undang.

Bahtiar yang juga Kepala Pusat Penerangan Kemendagri menyebut, sistem demokrasi di Indonesia yang menganut Trias Politika dari Montesquieu menghendaki adanya tiga lembaga negara, sebagai sebuah sistem check and balance.

Baginya, partai politik yang menduduki kursi parlemen perlu mendapatkan penguatan kelembagaan agar menghasilkan orang-orang yang kredibel.

“Dari segi teori presidensialisme, konsepnya clear tapi ada aspek lain, yakni perlu dicermati kekhawatiran banyak pemikir tentang kekuatan presiden terpilih dengan kombinasi berlebihan di DPR bisa perlu pihak penyeimbang, jadi jangan lupa prinsip check and balance, keseimbangan itu perlu kita pikirkan,” ujarnya.

Tak kalah penting, lanjut Bahtiar, sistem presidensial perlu diimbangi dengan lembaga legislatif yang menerapkan check and balance sehingga tidak terkesan penguasa yang absolut.

“Presidensialisme juga harus kita desain sedemikian rupa, supaya tidak terjadi dominan Presiden terpilih menguasai parlemen seutuhnya, sehingga tampak pemerintah yang berkuasa,” pungkas Bahtiar.

banner 300x250

Related posts

banner 468x60