Permata Jabodetabek Pertanyakan Pemda Kepulauan Tanimbar tentang Kejelasan Bansos Covid-19

  • Whatsapp
banner 468x60

Jakarta, LiraNews – Perkumpulan Mahasiswa dan Pemuda Tanimbar (PERMATA) Jabodetabek, mempertanyakan Gustu Covid-19 Pemda Kepulauan Tanimbar terkait dengan kejelasan Bantuan Sosial (Bansos) Covid-19 kepada mahasiswa-mahasiswi Tanimbar di Jabodetabek yang terkena dampak Covid-19 dan sampai saat ini tidak kunjung terealisasi.

Ketua PERMATA Jabodetabek, Cantiago Layan, mengatakan sampai saat ini mahasiswa-mahasiswi Tanimbar di Jabodetabek belum pernah menerima Bansos Covid-19 dari Pemda Kabupaten Kepulauan Tanimbar melalui Tim Gustu Covid-19.

Read More

banner 300250

Padahal, PERMATA Jabodetabek sejak bulan Juli 2020 lalu, telah diminta memfasilitasi pengumpulan data dan telah mengirimkan data-data mahasiswa-mahasiswi Tanimbar di Jabodetabek secara resmi kepada Pemda Kabupaten Kepulauan Tanimbar melalui perwakilan Tim Gustu Covid-19 yaitu bapak Niko Reresy sesuai permintaan.

“Kami sudah mengumpulkan data sesuai arahan dari Pak Niko dan sudah mengumpulkan dan mengirimkan data mahasiswa sebanyak 117 mahasiswa calon Penerima Bansos Covid-19, namun sampai saat ini tidak jelas Bansos tersebut, “ujar Cantiago di Jakarta
(27/10).

Cantiago mengungkapkan, sebagai Pengurus PERMATA Jabodetabek, kami punya tanggungjawab moral kepada setiap anggota PERMATA Jabodetabek yang telah memberikan data-datanya untuk Bansos Covid-19 tersebut. Karena tentunya ada secercah harapan dari setiap mahasiswa-mahasiswi terhadap bansos tersebut, mengingat dampak Covid-19 di Jabodetabek yang sangat-sangat masif.

“Jujur kami punya tanggung jawab moral yang sangat besar kepada anggota PEMATA yang sampai saat ini belum terjawab soal Bansos ini, “terangnya.

Sebagai pengurus, pihaknya juga belum bisa menjawab apapun kepada anggota, karena sampai saat ini pun tidak ada kejelasan juga dari pihak Gustu Covid-19. Bahkan sudah berupaya beberapa kali mencoba menghubungi pihak yang meminta data untuk sekedar mencari informasi, namun tidak ada jawaban.

PERMATA Jabodetabek berharap Pemda Kabupaten Kepulauan Tanimbar melalui Gustu Covid-19 dapat memberikan jawaban yang pasti kepada perihal bansos covid-19 ini. Data-data pun sudah diajukan sesuai permintaan, maka berharap ada penjelasan yang resmi dari pihak terkait.

“Kalau memang alokasi Bansos Covid-19 kepada Mahasiswa/i Jabodetabek itu benar-benar ada, maka mohon informasinya, dan/atau sebaliknya jika Bansos Covid-19 kepada Mahasiswa-mahasiswi di Jabodetabek tidak pernah ada, maka mohon klarifikasi dan diberikan penjelasan resmi dari Gustu Covid-19 Kabupaten Kepulauan Tanimbar kepada PERMATA agar jelas persoalannnya, “tegasnya.

Hal senada diungkapkan Anastasia Atdjas, Bendahara PERMATA Jabodetabek, sekaligus Koordinator Pengumpulan Data Mahasiswa-mahasiswi, bahwa pengumpulan data mahasiswa-mahasiswi untuk Bansos Covid-19 tersebut atas arahan dari Gustu Covid-19 Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Sebelumnya, pihaknya mengumpulan dan mengirimkan data mahasiswa sesuai arahan Gustu Covid-19 Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Bahkan telah mengkomunikasikan hal tersebut kepada pihak Kantor Penghubung Kabupaten Kepulauan Tanimbar di Jakarta, untuk mempertegas informasi Bansos tersebut, sehingga berproses sesuai arahan yang ada.

“Pengumpulan data tersebut bukan satu kali langsung beres, tapi beberapa kali, karena pada prosesnya ada perubahan-perubahan dan penyesuaian format data dari Gustu sebagai syarat kepada kami. Kami pun dengan terpakasa menyesuaikan lagi dari awal untuk memenuhi syarat sesuai arahan dan dikirimkan kepada Pak Niko (Gustu), “ungkapnya.

Lebih lanjut, Anastasia atau yang akrab dipangil Tassya, menjelaskan sampai saat ini anggota PERMATA Jabodetabek yang telah mengumpulkan data, selalu menanyakan perihal Bansos tersebut kepada Pengurus PERMATA, dan Pengurus pun belum bisa memberikan jawaban apapun.

“Teman-teman selalu tanya baik lewat WA Group, maupun japri kepada kami (Pengurus), Bansos ini bagaimana? Atau Bansos ini apa kabar? Dan kami pun tidak bisa menjawab, hanya kata “sabar” atau “bersabar” yang bisa kami sampaikan untuk menjawab pertanyaan teman-teman mahasiswa-mahasiswi, “jelas Tassya.

Tasha mengatakan, pihaknya, Pengurus PERMATA, sangat memahami keadaan teman-teman mahasiswa-mahasiswi Tanimbar di Jabodetabek yang terkena dampak Covid-19 ini. Apalagi sesuai informasi yang beredar bahwa Bansos yang sama kepada teman-teman mahasiswa Tanimbar di daerah lain seperti di Ambon, Makasar ataupun di Jogja sudah terealisasi. Hal ini tentu menjadi tanda tanya buat teman-teman mahasiawa di Jabodetabek.

“Kami berharap semoga ada penjelasan yang pasti dari Pemda Kabupaten Kepulauan Tanimbar melalui Tim Gustu-Covid-19 daerah perihal Bansos itu kepada teman-teman Mahasiswa di Jabodetabek, agar menjadi jelas, “tutup Tassya. LN-AZA

banner 300x250

Related posts

banner 468x60