Permudah Mengurus Surat Pertanahan, BPN Launching Layanan Elektronik SKPT

  • Whatsapp
banner 468x60

Surabaya, LiraNews – Untuk mempermudah masyarakat dalam mendapatkan pelayanan dan percepatan pengurusan sertifikat, Kantor Pertanahan BPN Surabaya II, me-launching layanan elektronik SKPT (surat keterangan pendaftaran tanah) dan ZNT (zona nilai tanah), Rabu (4/12/2019).

Kepala Kantah Surabaya II Lamri APtnh, SH, M H mengatakan, Launching ini menyusul kesuksesan program Hak Tanggungan Elektronik (HT-el) yang sudah lebih dulu diluncurkan. Sedangkan untuk SPKT dan ZNT ini sebagai upaya untuk memudahkan pemohon yang akan memgurus atau melihat sertifikat yang menggunakan sistem elektronik yang bisa diakses langsung perkembangannya melalui gawai.

“Tentu harapan kami ingin memudahkan pelayanan, akses gampang, murah, dokumen yang aman, dengan tidak memakan biaya banyak. Di samping juga memberi kemudahan investor untuk berinvestasi di Surabaya saat akan membutuhkan informasi tentang tanah,” kata Lamri,

Dengan layanan elektronik ini menurutnya, akan memangkas birokrasi waktu jika masyarakat ingin mengetahui sejauh mana perkembangan proses pengurusan sertifikat tanpa harus mendatangi kantor BPN.

“Kalau sebelumnya harus lima hari dan datang ke kantor. Dengan layanan elktronik ini cukup dari rumah, dari kantor masing bisa kita layani. Karena layanan ini berbasis web. Hitungannya menit, bahkan detik sudah bisa diketahui perkembangannya,” sambung mantan Kepala Kantor BPN Bojonegoro ini menambahkan.

Untuk itu, ia sangat mengharapkan tiga pilar meliputi BPN, PPAT (Pejabat Pembuat Akta Tanah) dan pihak perbankan sama-sama bersinergi untuk mendukung layanan elektronik ini. Sebab, untuk saat ini hanya PPAT dan perbankan yang memiliki akun yang terkoneksi dengan ATR/BPN untuk pelayanan elektronik.

“Tetapi, kita tetap akan melayani pelayanan secara manual dengan pemohon datang ke kantor. Memang tidak frontal untuk layanan elektronik ini, bertahap. Karena lambat laun, semuanya akan berbasis digital. Dan ini baru pertama kali di Indonesia,” urai mantan Kasi Hubungan Hukum Pertanahan (H2P) Kantah Surabaya II ini.

Mengingat Surabaya merupakan kota besar dan sudah menjadi Surabaya kota lengkap yang semuanya akan berbasis teknologi. Dimana, seluruh bidang tanah sudah terpetakan.

“Masyarakat bisa mengakses langsung informasi tentang BPN beserta program-programnya,” pungkas Lamri. Reporter: Alamuddin

banner 300x250

Related posts

banner 468x60