Pernyataan Winston Churchill Menjadi Renungan Muslimin

  • Whatsapp
banner 468x60

Jakarta, LiraNews – Sebuah tulisan menarik di media sosial layak menjadi renungan. Tulisan itu mengutip pernyataan Winston Churchill berjudul Keringkan Kolamnya, Semua Ikan Akan Mati.

Winston Churchill yang dianggap sebagai pahlawan Inggris tapi gagal menaklukkan Utsmaniyah Turki.

Read More

banner 300250

Ia berdiri di dekat kolam depan Istana, dia dikelilingi ahli-ahli perang Eropa, lalu memerintahkan seorang prajurit untuk menangkap ikan di dalam kolam.

Berkali-kali prajurit terbaik itu mencoba menangkap ikan, selalu gagal, dengan tangkas ikan selalu berhasil lolos.

Setelah prajurit itu kelelahan karena sekian lama gak bisa menangkap ikan dalam Kolam. Maka Winston Churchill segera berdiri dan mengatakan bahwa ikan tersebut tidak akan bisa ditangkap dan dibunuh kalau berada dalam air.

Kemudian diperintahkan prajurit itu untuk mengeringkan kolam.

Segera prajurit mengambil gayung dan pelan-pelan mengeringkan kolam tersebut, memakan waktu lama tapi akhirnya ikan tersebut menggelepar, tinggal ditangkap dan menunggu kematiannya.

Winston Churchill, sang Legenda Eropa itu mengatakan, ” Muslim itu ibarat ikan, dan air kolam adalah ajarannya. Selama mereka berada pada ajarannya, maka kita tidak bisa mengalahkannya.”

Winston Churchill melanjutkan, “Kita tidak akan bisa mengalahkan Muslim yang mengamalkan keislamannya”

“Yang mengamalkan ajaran Islam dalam hidupnya. Yang menjadikan mereka mencintai Tuhan dan Nabi melebihi cinta terhadap harta dunia, bahkan melebihi cinta terhadap dirinya sendiri. Mereka menjadikan mati syahid sebagai impian.”

Dia melanjutkan, tapi untuk menghancurkan Islam itu mudah, ” Keringkan air kolamnya..!

” Keringkan keimanannya, jauhkan dari ajarannya, jauhkan dari mesjid, jauhkan dari menteladani Nabi-nya.”

“Maka mereka bagaikan ikan yang kekeringan, menggelepar menunggu kematian.”

Waktu berlalu, generasi berganti, lahirlah kita ke dunia, keadaan sudah seperti yang mereka inginkan, sejarah telah diputarbalikan.

Negara-negara penjajah perampok sumber daya alam dan perampas pandangan hidup telah dipuja dan diagungkan.

Bahkan diajarkan di sekolah-sekolah di negeri-negeri Islam, nama Winston Churchill telah diukir dengan tinta emas sebagai pahlawan.

Aturan hukum apapun telah sepenuhnya mengadopsi hukum positif mereka, hukum Allah telah dicampakan diganti hukum buatan manusia, buatan mereka .. Yang tersisa hanya hukum ritual-ritual ibadah di masjid saja, yang sekarang ingin mereka babat habis juga dengan skenario wabah corona.

Memang menyakitkan, tapi, yang lebih menyakitkan lagi adalah mereka para musuh kebenaran telah berhasil memformat pola pikir banyak umat Islam dengan pola pikir mereka, memisahkan urusan kehidupan dan politik dari aturan agama Islam.

Sehingga setiap upaya penyadaran umat akan dihadang oleh umat Islam itu sendiri. Ya, sebagian umat islam yang isi otaknya berhasil mereka cuci lewat opini global.

Tanpa disadari, merekalah tembok pertahanan dan ujung tombak misi kaum penjajah. Mereka loyal dengan pola pikir dan standar-standar penjajah. Mereka kaum muslim yang selalu sigap menolak syariat, atau apapun yang berbau kebenaran Islam.

Mereka sholat bersama kita, mungkin tinggal di rumah kita, mereka orang Islam, mereka bukan musuh, tapi saudara sesama muslim. Sehingga tidak boleh dibenci, diperangi, tapi dirangkul dan diingatkan dinasehati dengan kesabaran.

Kesabaran tanpa batas selalu perlu menghiasi para penyeru kebenaran .. Terlebih karena mereka adalah muslim.

Teladan Rasulullah SAW di Thaif wajib selalu kita hidupkan, ketika menghadapi kaum yang belum Islam.

Tapi kabar baiknya adalah, wahai para penyeru kebenaran, bersabarlah, karena pertolongan itu sudah dekat. Asal kita memang layak ditolong oleh-Nya.

Yaitu ketika kita secara total kembali pada ajaran Islam dalam seluruh aspeknya kehidupan, pola pikir dan pola sikap perbuatan dalam politik, ekonomi, hukum, sosial, pendidikan, ibadah, bentuk negara, pola pemerintahan, dan lainnya.

Allahu ‘alam….

banner 300x250

Related posts

banner 468x60