Peserta Tamasya Al Maidah Tak Perlu Dicurigai, Mereka Akan Taat Aturan

| Diterbitkan Pada:
Keterangan Foto:

LiraNews.Com

Bagikan:

Jakarta, LiraNews.com –Ketua Presdium Alumni 212, Ustadz Ansufri Idrus Sambo menjelaskan latar belakang Tamasya Al Maidah sebenarnya hanyalah Tamasya biasa, yaitu jalan kesuatu tempat dan melihat-lihat objek tertentu. Dalam konteks tersebut adalah Pilkada Jakarta. Hal ini dia katakan untuk menanggapi maklumat bersama Kapolda, KUPD & Bawaslu DKI Jakarta.

“Karena itu tak perlu dicurigai, ditakuti, apalagi sampai dilarang karena Tamasya Al Maidah bagian dari keterlibatan masyarakat, khususnya umat Islam Indonesia untuk memastikan bahwa Pilkada Jakarta putaran 2 ini berlangsung jujur, adil dan demokratis tanpa kecurangan, intimidasi dan pelanggaran hukum lainnya,” ujar Ketua Panitia Tamasya Al Maidah, Ustadz Ansufri dalam keterangannya, Rabu (19/4/2017).

Namun, katanya, jika pemerintah melarangnya karena dianggap berpotensi dapat mengintimidasi pemilih dalam melaksanakan hak pilihnya, maka pihaknya memakluminya dan umat Islam akan taat aturan untuk tidak melakukan pelanggaran hukum.

Berikut maklumat yang dikeluarkan Presidiun Alumni 212 Koordinator Tamasya Al Maidah :

1. Insya Allah Tamasya Al Maidah tetap dilaksanakan dengan format sebagai berikut:

-Para peserta dari berbagai daerah dipersilahkan datang ke masjid-masjid, musholla atau tempat-tempat lain yang sudah menyatakan kesediaannya kepada penyelenggara Tamasya Al Maidah untuk menerima para peserta Tamasya Al Maidah.

-Setelah Sampai di masjid-masjid penerima para peserta melakukan Ibadah, Zikir & Doa utk kemenangan Umat Islam di Jakarta & tegaknya surat Almaidah 51.

-Pada Hari Rabu Pagi Jam 7 pagi tgl 19 April 2017, para peserta dibagi-bagi menjadi beberapa kelompok untuk mendatangi TPS2 disekitar Masjid/Mushalla tempat peserta menginap.

-Bagi yang yang  tidak menginap silahkan datang langsung ke TPS2 yang dikehendaki dengan berkoordinasi dengan koordinator pelaksana Tamasya Almaidah.

-Datangi TPS2 dengan Tertib, aman & damai, senyum & santun serta jauhkan dari kesan intimidatif.

-Jika ada larangan dari aparat setempat maka jangan melawan bahkan jika ada provokasi dari pihak manapun  maka jangan melayaninya. Jika memang suasana sudah tidak kondusif maka para peserta diminta kembali ke masjid/mushalla tempat menginap dengan memperbanyak ibadah, zikir & doa untuk memohon pertolongan Allah untuk memenangkan Umat Islam & tegaknya Surat Almaidah 51.

– Sampai hasil perhitungan selesai maka para peserta diharapkan tetap tinggal & mengambil jarak yang cukup untuk dapat melihat &  mendokumentasikan hal-hal yang terjadi di TPS sampai waktu penghitungan suara selesai tidak terlalu dekat karna dapat mengganggu pemilih dalam melaksanakan hak pilihnya.

-Setelah perhitungan selesai maka para peserta diharapkan untuk segera kembali ke tempat/mushalla tempat semula, kemudian bersama-sama menuju Masjid Istiqlal dari mulai sholat ashar sampai maghrib untuk syukuran kemenangan Umat Islam.

2. Bagi Peserta Tamasya Al Maidah dari berbagai daerah yang ternyata tertahan di jalan atau bahkan disuruh pulang oleh aparat keamanan maka Kembaliah ke tempat asal & tidak perlu melawan aparat. Yakinlah  pengorbanan & perjuangan anda sudah sampai disisi Allah & semoga dijadikan Allah sebagai amal sholeh jihad di jalanNya.

3.Sekali lagi kami umumkan kepada para peserta Tamasya Al Maidah untuk tetap tenang & tidak melakukan hal-hal yang buruk & melanggar aturan yang akan mencederai perjuangan kita semua dalam menegakkan Surat Almaidah 51.

Disamping itu juga kami menghimbau kepada semua aparat Pemerintah, Keamanan, KPUD & Bawaslu untuk :

1. Menjaga netralitasnya, yang selama ini memang sangat terang berpihaknya kepada paslon penista agama dimana hal itu sangat dirasakan & menyakitkan umat Islam.

2. Harus bertindak Adil dengan berani menindak tegas pelaku-pelaku tindak kecurangan, intimidasi & hal-hal lain yang dapat merusak nilai-nilai kejujuran & keadilan dalam Pilkada putaran kedua ini.

3. Khusus kepada aparat keamanan kami menghimbau untuk berlaku lembut & santun, tidak bertindak represif kepada para peserta Tamasya Al Maidah yang ingin masuk ke Jakarta atau yang sudah berada di Jakarta untuk melakukan Tamasya Al Maidah dengan damai, tertib & aman.

Demikian maklumat ini kami sampaikan, semata-mata gar Negeri Indonesia ini mendapatkan rahmat & berkah dari Allah dan terhindar dari kerusuhan, kekacauan & kerusakan. LN-JMP

Bagikan:
Komentari Melalui Facebook
Wed Apr 19 , 2017
LiraNews.Com