Pilgub Sumut 2024, Cegah Bobby Nasution Lawan Kotak Kosong

Oleh: Jamiluddin Ritonga *)

Jakarta, LiraNews – Bobby Nasution sudah pasti maju pada Pilgub Sumatera Utara (Sumut) 2024. Saat ini ia sudah mendapat dukungan 63 kursi dari 100 kursi DPRD di provinsi tersebut.

Besarnya dukungan terhadap Bobby dikhawatirkan ia akan berhadapan dengan kotak kosong. Hal itu berpeluang besar terjadi bila PDI Perjuangan (PDIP) dan PKS juga menyalurkan dukungannya kepada Bobby.

Warga Sumut yang selama ini dikenal egaliter, tentu tak elok bila hal itu terjadi. Sebab, selain mengurangi bahkan mencederai demokrasi, Sumut juga dikenal banyak memiliki stok pemimpin. Karena itu, sangat tak logis bila Pilgub Sumut 2024 hanya diikuti satu pasang calon.

Untuk itu, PDIP yang dapat mengusung sendiri, seharusnya dapat mencegah hal itu tidak terjadi. PDIP selain mempunyai kader yang mumpuni, juga punya basis massa yang kuat di Sumut.

Meski dapat mengusung sendiri, PDIP tampaknya tetap perlu berkoalisi dengan partai lain untuk mengusung jagoannya. Untuk itu, PDIP kiranya layak berkoalisi dengan PKS.

PDIP dan PKS dapat mencerminkan karakteristik warga Sumut yang nasionalis dan relegius. PDIP dan PKS tak akan sulit mendekati warga Sumut karena memiliki mesin partai yang kuat dan militan.

Untuk itu, PDIP dan PKS layak mengusung pasangan yang mencerminkan nasionalis dan religius atau sebaliknya. Kader PDIP dan PKS tentu banyak yang layak dan kompetitif untuk dipasangkan sehingga punya daya getar yang kuat.

Kalau PDIP dan PKS dapat mewujudkan hal itu, tentu calon mereka akan menjadi lawan sepadan bagi Bobby. Pertarungan Pilgub Sumut dengan sendirinya akan lebih ketat dan diharapkan demokratis.

Hanya dengan begitu Sumut akan tetap menjadi provinsi yang tetap demokratis dalam memilih pemimpinnya. Untuk itu, memilih kotak kosong harus dihindari dan ditolak.

*) Penulis adalah Pengamat Komunikasi Politik Universitas Esa Unggul dan Dekan Fikom IISIP 1996-1999

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *