Plafon DKP Sampang Ambruk, LSM Lira Sampang Angkat Bicara

  • Whatsapp
banner 468x60

Sampang, LiraNews– Atas ambruknya plafon ruang bidang ketersediaan, dan distribusi pangan, Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Sampang, mendapat tudingan serius dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Sampang.

Pasalnya, ambruknya plafon ruang bidang pada hari yang lalu, tepatnya pada tanggal 20 Februari 2020, sampai saat ini belum ada keseriusan lidik dari Aparat Penegak Hukum (APH) Sampang, sehingga muncul stigma negatif dari sebagian LSM, terutama LSM Lira Sampang.

Bupati Lira Sampang, Sudar, SE, menuding aparat penegak hukum kurang serius menyikapi kasus ambruknya plafon pada ruang Dinas Ketahanan Pangan Sampang. Padahal, menurut Sudar, ruang yang dibangun pada tahun 2016, dan dioperasikan diawal tahun 2017 tersebut, telah memakan anggaran yang sangat fantastis, yaitu 2,8 milliyar.

Oleh karna itu, ia meminta kepada penegak hukum untuk tidak tebang pilih menyikapi ambruknya gedung tersebut. Melihat dari waktu oprasi sampai ambruknya, sangat terlalu singkat, sehingga perlu dicurigai ada unsur tindak pidana korupsi (Tipikor) pada pelaksanaan pembangunan.

“Kami harap, Aparat Penegak Hukum (APH) di antaranya Polres Sampang tidak diam, dan tidak tebang pilih menangani kasus ambruk itu, rusak ringan atau berat itu wajib diselidiki ada unsur tipikor atau tidak,” jelas Sudar, Sabtu, (29/02/2020).

Selain itu, Sudar juga menanggapi pernyataan Kabid Aset BP2KAD Kabupaten Sampang, Bambang Indra Basuki yang mengaku telah melihat kondisi itu dan akan menganggarkan ulang untuk perbaikan sebagaimana dilansir media online di Sampang, menurutnya instansi mestinya tak asal bunyi (asbun).

“Sebagai pemerintah jangan asal bunyi dan tahunya hanya menganggarkan ulang, itu dibangun dengan uang rakyat, lihat dulu mestinya masuk gagal bangunan atau tidak, menurut kami itu jelas gagal bangunan karena belum mencapai hitungan maksimal usia konstruksi yakni 10 tahun,” tegasnya.

Sementara Kapolres Sampang AKBP Didit Bambang Wibowo S saat dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim Polres Sampang AKP Riki Donaire Piliang enggan berkomentar ia menyarankan awak media untuk menemui Kanit Pidana Korupsi Polres setempat. “Langsung ke Kanit Pidkor mas,” singkatnya. LN-Hilafran

banner 300x250

Related posts

banner 468x60