Polisi Ringkus Pelaku Begal, Satu Pelaku Diburu

  • Whatsapp
banner 468x60

Jakarta, LiraNews – Penyidik Polsek Sawah Besar meringkus seorang pelajar berinisial NBP (15) dan tiga pelaku lainnya berinsial H alias A (18), MA (20) dan MS.Ketiganya bekerja sebagai karyawan swasta karena terlibat kasus begal

“Satu pelaku berinisial H masih kami buru,” kata Kapolres Jakpus Kombes Heru Novianto kepada wartawan di Mapolsek Sawah Besar, Senin (24/2).

Heru menuturkan, perisitiwa bermula ketika korban berinisial MS merasa lelah usai bekerja sebagai tukang kebun di Hotel Borobudur, pada (18/2) dinihari sekitar pukul 03.00 WIB dipinggir jalan ditempatnya bekerja di Jalan Senen Raya, Sawah Besar, Jakpus, sedang asyik memainkan game di HP-nya.

“Tiba-tiba ada lima pelaku berboncengan mengendarai dua unit sepeda motor lalu memepet korban, dan salah satu pelaku membegal HP milik korban,” jelasnya.

Heru menuturkan, korban yang kager lalu memegang pada besi belakang jok motor milik pelaku, hingga korban terseret hingga 50 meter.

“Pelaku lainnya sempat berteriak kalau korban adalah begal.Namun, satpam Hotel Borobudur mengenali korban,” ungkapnya

Heru mengatakan, korban yang dibantu oleh satpam lalu melaporkan kejadian itu ke Polsek Sawah Besar.

“Kami yang menerima laporan dari warga lalu melakukan penyelidikan dan meringkus tiga pelaku berinisial MA,NBP dan MS,” tegasnya.

Heru menambahkan, polisi yang melakukan pengembangan lalu meringkus pelaku berinsial H alias A dikediamannya di Utan Panjang, Kemayoran, Jakpus.

“Tersangka berinisial H alias H kami tangkap d rumahnya dikwasan Kemayoran, Jakpus,” katanya.

Heru menghimbau agar masyarakat untuk berhati-hati dengan tidak mengoperasikan HP ketika berada di pinggir jalan.

“Kami menghimbau agar masyarakat jangan memainkan HP ketika ada dijalan sulaya tidak menjadi korban kejahatan,” pungkasnya.

Dari tangan pelaku, petugas menyita barang bukti berupa motor Honda Beat Nopol 3227PDX dan mogor Honda Vario Nopol B3194 ULD.Akibatnya, para pelaku dijerat dengan Pasal 365 ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 12 tahun. LN-SAP

banner 300x250

Related posts

banner 468x60