Polres Bangkep Ungkap 4 Kasus Kriminal Pencabulan Berjamaah

Bangkep, LiraNews –¬†Polres Banggai kepulauan konferensi pers di pimpin langsung Kapolres Bangkep AKBP Bambang Herkamto SH didampingi KASAD reskrim Iptu Yoga Widata bertempat di Aula Enda Darmalaksana polres Bangkep.

“Ada empat kasus tindak pidana ungkap Polres Bangkep terdiri dari kasus pornografi, pemerkosaan, pemalsuan tanda tangan, dan pencabulan,” tutur AKBP Bambang Herkamto SH.

Read More
banner 300250

Barang bukti berhasil diamankan untuk kasus pornografi yang terjadi di desa Tompudau kecamatan Tinangkung yaitu, tiga lembar print out scinnsot Masenge akun fasebook ww satu buah hp merek Oppo warna ungu tua dan satu buah hp merek realinecell warna hitam.

Tersangka kasus pornografi berinisial IA (22) di kenakan pasal 29 Jo pasal 4 ayat (1) UU RI no 44 tahun 2008 tentang pornografi atau pasal 45 ayat(1) Jo pasal 27 ayat(1) UU RI no 19 tahun 2016 tentang Informasi dan transaksi eletronik.

Kasus pemerkosaan terjadi di Desa Ponding Ponding Kecamatan Tinangkung Utara tersangka dua orang FP (19) dan FA (18) barang bukti berupa, satu buah baju berwarna hitam dan satu buah celana berwarna biru coklat dan di kenakan pasal 285 KUHP Jo pasal 55 KUHP dengan ancaman pidana maksimal 12 tahun.

Sementara kasus tindak pidana pemalsuan tanda tangan yang di lakukan tersangka, OT(50) dengan menandatangani dokumen, APBDes dan dokumen pelaksana anggaran (DPA) Desa alul pasal yang di kenakan 263 ayat (1) KUHP atau pasal 263 ayat(2) KUHP ancaman pidana maksimal enam tahun.

Selanjutnya tindak pidana pencabulan secara berjamaa terjadi di Desa Leme Leme darat kecamatan Buko dengan tersangka sepuluh, orang namun hanya tujuh orang yang sudah di amankan sedangkan yang tiga tersangka lainnya tidak di lakukan penahanan di karenakan masih di bawah umur.

“Inisial tujuh tersangka antara lain IM(25) RS (22) E (22) PS (20) AK (21) JJ (20) dan MA (19) pasal yang di sangkahkan yaitu pasal 81 ayat (1) kedua pasal 82 (1) UU RI no 17 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI no 23 tahun 2022 tentang, perlindungan anak degan ancaman pidana penjara paling singkat 5 tahun paling lama 15 tahun dan dendah sebanyak 5,m,” tandas Kapolres Bangkep. LN-Halil

Related posts