Polres Jember Diduga Tak Bernyali Tertibkan Tambang Ilegal

  • Whatsapp
banner 468x60

Jember, LiraNews – Kegiatan tambang yang diduga ilegal di Kabupaten Jember semakin marak dan sporadis. Meski sudah ada Pengaduan Masyarakat (Dumas) dan gencarnya pemberitaan di media online, namun tetap saja kegiatan tambang yang diduga ilegal semakin menjamur. Hal itu diungkapkan berdasarkan hasil investigasi Lsm Penjara (Pemantau Kinerja Aparatur Negara), dalam keterangan yang disampaikan oleh Damoanto, Selasa (8/9).

“Kami telah melakukan investigasi dan telah mensurati/Dumas kepada Pihak Aparatur Penegak Hukum di antaranya Kapolres Jember, Bupati Jember, Ketua DPRD Jember, Kapolda Jawa Timur, Kepala Satpol PP Provinsi Jatim, namun sampai saat ini Selasa (8/9) belum ada tanggapan ataupun tindakan yang tegas untuk menertibkan pengusaha tambang yang diduga ilegal, malah sebaliknya tambang yang diduga ilegal semakin menjamur di wilayah Jember Jawa Timur,” ucap pria tinggi besar.

Kini dirinya kembali mengirim surat Dumas tentang illegal mining yang di tujukan kepada Aparatur Penegak Hukum, dimana harapanya pihak penegak hukum segera melakukan tindakan tegas sesuai aturan dan undang-undang No.4 Tahun 2009 tentang pertambangan Mineral dan Batu bara, serta berharap kepada penegak hukum untuk tidak Tumpul ke atas tajam ke bawah dalam penegakan hukum di wilayah Jember.

Masih menurut Damoanto, saat ini dirinya sudah melayangkan surat Dumas ke dua kalinya. “Bila kembali tidak mendapatkan respon atau tindakan tegas dari penegak hukum maka Lsm Penjara akan melaporkan Oknum Penegak hukum ke Propam Mabes Polri,” tegas Damoanto.

Tim investigasi Lsm Penjara kembali menemukan kegiatan eksplorasi di dusun Gumuk Rasih, Desa Kemuning sari kidul, Kecamatan Jenggawah Jember. Dalam rekaman video yang dimiliki Lsm Penjara, tampak terlihat Puluhan armada Truck antri untuk mengangkut tanah dan disinyalir dibawa ke pabrik Semen Imasco di Puger.

Media LiraNews mencoba menghubungi Kasat Reskrim Polres Jember via telpon. Ditegaskan bahwa tidak benar bila pihak Polres Jember tidak merespon surat informasi dari Lsm Penjara. “Kami langsung mendatangi lokasi yang di informasikan melalui surat Lsm Penjara namun tidak menemukan aktifitas pertambangan,” jelas AKP Fran.

“saya tunggu informasi atau Dumas ke dua mas, biar nanti saya beserta jajaran Kepolisian Resort Jember melakukan pengecekan kembali,” pungkasnya. LN-Cahyo

banner 300x250

Related posts

banner 468x60