Polres Lutim Akan Undang Kuasa Hukum Pelapor Saremben Untuk Gelar Perkara

| Diterbitkan Pada:
Keterangan Foto:

LiraNews.Com

Bagikan:

LiraNews, Luwu Timur — Polres Luwu Timur (Lutim), terus mengusut perkara dugaan pidana eksekusi mobil oleh karyawan PT Adira Finance atas laporan Saremben.

Saat dikonfirmasi perkara tersebut, Kasat Reskrim Lutim, menerangkan kalau tengah menyelesaikan pemeriksaan terlapor maupun saksi dan segera melakukan gelar perkara.

“Kami akan segera rampungkan berkas lalu gelar perkara,” kata Kasat Reskrim Polres Lutim, AKP Andi Akbar Malloroang, SH,MH di ruangannya, Senin (1/7/2019).

Lanjut, Akbar bahwa pihaknya bekerja sesuai SOP yang ada dan akan mengundang pihak pelapor atau kuasa hukumnya saat akan gelar perkara.

“Kami akan undang pelapor, sebagai bentuk transparansi. Apapun hasilnya, kami akan beritahukan,” ucap Akbar saat ditanyakan salah satu kuasa, Alwan.

Dari pihak pelapor, kuasa hukum Saremben, Irsyad Djafar, SH, mengapresiasi kinerja Satreskrim Polres Lutim dan berharap agar perkara ini bisa segera dinaikkan kepenyidikan.

“Pertama kami apresiasi kinerja polres terkait aduan ini. Selanjutnya kami berharap agar perkara ini dapat dinaikkan kepenyidikan sebab hasil kajian kami jika unsur pidananya sudah terpenuhi. Adapun unsur pasal, kami akan sampaikan saat gelar perkara,” beber Irsyad via telepon seluler.

Laporan ini bermula saat pihak PT Adira Finance, melalui karyawannya melakukan eksekusi atau penarikan namun pemilik mobil, Saremben keberatan dan melakukan laporan aduan ke polres Lutim.

Terlapor Mahmudin dan rekan diperiksa dengan tuduhan melakukan pidana penggelapan, penipuan maupun pencurian. Alasan pelapor bahwa terlapor tidak memiliki kewenangan atau hak menarik paksa kendaraan kredit tanpa memperlihatkan sertifikat fidusia dan akta fidusia serta didampingi polisi sebagai syarat eksekusi kendaraan kredit oleh perusahaan pembiayaan atau lesing. LN-IDE

Bagikan:
Komentari Melalui Facebook
Tue Jul 2 , 2019
LiraNews.Com