Polri: Pt Ibu Untungkan Petani Matikan Penggilingan Padi

  • Whatsapp
banner 468x60

Jakarta, LiraNews.com – Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan, bahwa 

PT IBU membeli gabah dari petani lebih mahal dari harga yang ditetapkan pemerintah.

Hal itu menjadi dilema terhadap petani dan pengusaha penggilingan padi.

“Harga Rp 3.700 ini dibeli dengan harga 4.900. Kan untungkan petani, tapi penggiling kecil mati,” ujar Setyo kepada media di Jakarta, Selasa (25/7/2017).

Selain itu, tambahnya, PT IBU menjual harga beras lebih mahal dari yang ditentukan pemerintah. Sementara harga jual beras yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp 9.500 perkilogram.

Sehingga, menurut Setyo, PT IBU menjual beras dengan harga yang dua kali lipat ini sangat tidak berkeadilan.

“Kalau sampai Rp 20 ribu tidak wajar, tidak adil bagi petani,” kata Setyo.

Sebagaimana diberitakan, Satgas Pangan melakukan penggrebekan gudang milik PT IBU yang memproduksi beras merk Maksnyuss dan Ayam Jago di Jalan Rengas Km 60 Karangsambung, Kedungwaringan, Bekasi, Jawa Barat.

PT IBU diduga melanggar pasal 141 Jo Pasal 89 UU RI No. 18 Tahun 1992 tentang pangan, Pasal 8 huruf e UU RI No. 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen dan Pasal 382 bis KUHP tentang Perbuatan Curang.

Penggerebekan itu turut dihadiri Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman. LN-JMP

banner 300x250

Related posts

banner 468x60