Potensi Ekonomi Digital di Indonesia, Sufmi Dasco: Gen Z dan Milenial Harus Ambil Peran dan Peluang

  • Whatsapp
banner 468x60

Jakarta, LiraNews – Ekonomi digital di Indonesia tercatat terus tumbuh dan bergeliat memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian nasional.

Berdasarkan data e-Conomy SEA 2020 yang dirilis oleh Google, Temasek, dan Bain & Company, disebutkan ekonomi digital di Indonesia pada 2020 tumbuh sebesar US$44 miliar atau sekitar Rp619 triliun.

Read More

banner 300250

Google juga memprediksi ekonomi digital Indonesia akan memberikan kontribusi pada perekonomian sebesar US$124 miliar pada 2025, seperti tertulis dalam laporan East Ventures Digital Competitiveness Index (EV-DIC) 2021.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad berharap, generasi muda khususnya gen Z dan milenial dapat berkolaborasi untuk mengambil peran dan peluang dalam pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia.

“Anak muda dan teknologi digital harus diarahkan pada hal yang positif, maka dari itu saya berharap potensi pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia ini adalah momentum bagi generasi muda kita, khususnya gen Z dan milenial dapat berkolaborasi untuk mengambil peran dan peluang tersebut,” kata Dasco di Jakarta, Senin (31/5/2021)

Sufmi Dasco Ahmad menyatakan, berdasarkan hasil Sensus tahun 2020, jumlah generasi Z mencapai 75,49 juta jiwa atau setara dengan 27,94 persen.

“Sementara itu, jumlah penduduk paling dominan kedua berasal dari generasi milenial sebanyak 69,38 juta jiwa penduduk atau sebesar 25,87 persen,” ungkap Ketua Harian DPP Partai Gerindra ini.

Dasco mengungkapkan, jumlah generasi muda di Indonesia mendominasi dari total seluruh populasi penduduk di Indonesia.

“Generasi muda adalah aset bangsa, dalam menggerakkan perekonomian digital ini, terutama pasca berakhirnya pandemi Covid-19 dan juga mewujudkan visi Indonesia Emas tahun 2045,” ucap legislator asal Dapil Banten 3 ini.

Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Ekonomi dan Keuangan (Korekku) ini juga mengingatkan peran penting dari pemerintah agar Indonesia tidak hanya menjadi “pasar” tetapi harus menjadi “pemain” dalam kancah ekonomi digital ini, baik dalam skala nasional maupun global.

“Pemerintah dan juga seluruh stakeholder harus mempersiapkan perangkat-perangkat yang dibutuhkan, baik itu regulasi, kebijakan, sarana dan prasarana dalam mewujudkan ekosistem ekonomi digital di Indonesia dan adaptif bagi (kebutuhan) anak muda kita,” demikian pungkas Sufmi Dasco Ahmad. LN-RON

banner 300x250

Related posts

banner 468x60