Presdir PT SMK Tegaskan Esemka Bukan Mobil Nasional

| Diterbitkan Pada:
Keterangan Foto:
Bagikan:

Jakarta, LiraNews — Presiden Direktur PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK) Eddy Wirajaya, mengatakan Esemka bukan mobil nasional (mobnas). Hal itu diungkapkannya saat dimintai tanggapan terkait perkembangan mobil nasional di Malaysia dan Vietnam.

“Kami bukan mobil nasional, kami mobil yang diproduksi di Indonesia. Jangan salah persepsi mengenai mobil nasional. Cukup luas artinya,” kata Eddy di Kementerian Perindustrian, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Ia tidak menjelaskan lebih lanjut pernyataannya. Dalam rilis pers, disebutkan bahwa PT SMK merupakan perusahaan swasta nasional yang telah beroperasi seperti pabrik mobil lainnya tanpa mendapatkan fasilitas khusus dari pemerintah.

Sebagai informasi, pabrik perakitan Esemka terletak di Boyolali, Jawa Tengah. Tenaga kerja berasal dari alumni SMK dan politeknik di Jawa Tengah.

“Kami harapkan kebanggaan Merah Putih,” ucapnya, seperti dilansir cnbcindonesia.

Mengenai hambatan produksi, Eddy mengatakan hambatan dalam setiap industri otomotif adalah hal umum yang terjadi perusahaan manapun.

“Support dari supplier adalah bagian penting. Dalam kesempatan ini (The Autolotive Component Industry Expo 2019), kami bersyukur bisa berpartisipasi. Mudah-mudahan supplier di sini support juga agar ada lokal konten menjadi bagian target kita,” katanya.

Namun, ketika ditanya mengenai rencana peluncuran dan harga mobil, Eddy tidak mau membeberkannya. Saat ini Esemka sudah memproduksi pick up bernama BIMA. Produksi kendaraan diklaim telah mencapai ratusan unit.

Dalam The Automotive Component Industry Expo 2019 ini, PT SMK memamerkan sejumlah komponen mobil pick up BIMA kepada para pengunjung. PT SMK dan Perkumpulan Industri Kecil Menengah Komponen Otomotif (PIKKO) melakukan kerjasama komitmen dalam mendukung komponen yang diproduksi anggota PIKKO untuk ditawarkan kepada mobil Esemka. LN-RED

 

Thu Aug 15 , 2019
Cianjur, LiraNews — Aksi unjuk rasa yang dilaksanakan kelompok Organisasi Kepemudaan (OKP) Cipayung Plus di depan Kantor Pemda Kab. Cianjur Jl. Siti Jenab Kel. Sawahgede Kec/Kab. Cianjur berakhir rusuh. Aksi dilaksanakan terkait dengan kinerja Pemda Kab. Cianjur yang dianggap gagal pada masa kepemimpinan Bupati IRM – BHS. Sebelumnya massa aksi […]