Presiden Center Jaring Kandidat 11 Figur Capres-Cawapres 2019

  • Whatsapp
banner 468x60

Jakarta, LiraNews.com — Menghadapi Pemilu 2019, The Presiden Center (PC) Lira menjaring nama-nama kandidat figur kuat Capres-Cawapres. Ada 11 nama yang dinilai kuat serta memperoleh dukungan partai politik dan masyarakat. Figur-figur tersebut elektabilitasnya bisa bertambah juga menurun sesuai kondisi politik yang ada.

Ke-11 orang yang dinilai punya peluang menurut kajian The Presiden Center LIRA untuk menjadi Capres dan Cawapres antara lain adalah Joko Widodo, Prabowo Subianto, Tommy Soeharto (Hutomo Mandala Putra), Gatot Nurmantyo (Panglima TNI). Zulkifli Hasan, Puan Maharani, Anies Baswedan (Gubernur Terpilih DKI Jakarta), Ahmad Heriawan (Gubernur Jawa Barat), Tri Rismaharini (Walikota Surabaya), Agus Yudhoyono dan Zainul Majdi/Tuan Guru Bajang (Gubernur NTB)

“The Presiden Center telah meneropong beberapa figur kandidat yang dinilai memiliki kapasitas dan kapabilitas, memperoleh dukungan partai maupun atas dukungan masyarakat. Ke-11 figur tersebut dinilai punya potensi, tetapi masih perlu diuji oleh waktu,” tegas Sekjen LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) Mustakim Ishak kepada media di Jakarta

Dikatakan Pemilu tahun 2019 merupakan pemilu pertama yang dilakukan bersama Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden. Figur-figur kuat sangat terbuka untuk diusung menjadi Paket Calon Presiden-Wakil Presiden 2019-2024. Kendati demikian ini masih tergantung pada hasil gugatan ke Mahkamah Konstitusi tentang batas ambang President Treshold yang ditetapkan 20% yang seharusnya hanya 0%.

Figur-figur yang dijaring tersebut menurut Mustakim merupakan hasil rangkuman yang berkembang di dalam masyarakat dari berbagai daerah melalui jaringan LSM LIRA serta figur yang didukung Partai Politik. Figur dari etnis tertentu masih kurang diminati karena pengaruh bias politik Pilkada DKI Jakarta akibat kasus penistaan agama yang terus bergulir menjadi viral hingga kini.

Dikatakan, masyarakat dewasa ini menginginkan perubahan dalam pengelolaan negara. Pertumbuhan ekonomi mikro yang kurang baik, penegakan hukum dan korupsi (KKN) yang dinilai kurang adil serta masalah agama menjadi pemicu keinginan masyarakat mengharapkan perubahan. Yang menarik adalah kerinduan masyarakat seperti saat Indonesia dipimpin oleh Presiden kedua RI, HM. Soeharto.

Lepas dari berbagai kelemahan HM. Soeharto, tapi masyarakat mengharapkan munculnya figur pemimpin seperti HM. Soeharto pada Pilpres 2019 nanti. Memiliki sikap tegas, mampu menjaga stabilitas keamanan, ketersediaan pangan dan papan yang terjangkau, disegani, tidak bergantung pada hutang serta berani memberantas faham komunis dan konsisten menegakkan Pancasila.

“Dari figur-figur kandidat tersebut yang diharapkan adalah sosok berani, tegas, merakyat, mampu memberi rasa aman dan damai, menyediakan kebutuhan sandang, pangan dan papan yang terjangkau. Pencitraan tentang tokoh seolah-olah sederhana, merakyat dan peduli wong cilik tidak lagi mudah membius rakyat. Rakyat makin cerdas,” tegas pria yang juga tokoh serikat pekerja itu.

Menurut catatan Redaksi Presiden Center merupakan lembaga bentukan Presiden LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat), HM. Jusuf Rizal tahun 2009 yang konsisten meneropong calon-calon pemimpin masa depan, termasuk figur-figur Presiden, Wakil Presiden, Gubernur, Bupati, Walikota maupun pemimpin diberbagai sektor. Presiden Center menggunakan jaringan LSM LIRA untuk melakukan survey. LN-DIT

banner 300x250

Related posts

banner 468x60