Presiden LSM LIRA: Arogansi Apdesi Sukabumi Bisa Menuai Badai

  • Whatsapp
banner 468x60

Jakarta, LiraNews — Terkait arogansi Apdesi Sukabumi yang membuat pernyataan sikap mendiskreditkan LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) dan Wartawan dengan mengatakan selalu mengobok-obok kepada desa bisa menuai badai.

Read More

banner 300250

“Arogansi Apdesi Sukabumi bisa menuai badai, karena justru akan membangkitkan perlawanan dari seluruh LSM dan wartawan. Bahkan ini bisa jadi akan melebar keberbagai wilayah,” tegas Presiden LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat), HM. Jusuf Rizal ketika diminta komentarnya di Jakarta.

Sebagai Presiden LSM LIRA terbesar dan terbanyak cabang di Indonesia dengan Rekor Muri, Jusuf Rizal menyikapi pernyataan Apdesi Sukabumi dengan bijak. Pria berdarah Madura-Batak itu tidak sepenuhnya memberi penilaian negatif kepada Apdesi Sukabumi.

Pasalnya, lanjut pria aktivis pekerja dan buruh itu, selama ini memang banyak oknum LSM dan Wartawan melakukan tindakan yang membuat citra dan wibawa organisasi LSM dan Wartawan menjadi negatif. Oknum itu mendatangi dan mencari-cari alasan untuk tujuan tertentu.

“Barangkali pernyataan Apdesi Sukabumi merupakan puncak kesabaran dan kemudian memunculkan perlawanan. Itu bagus dan LSM LIRA mendukung Apdesi Sukabumi, agar masing-masing pihak bisa lebih profesional dalam menjalankan peran dan fungsinya,” tutur Jusuf Rizal.

Dari pernyataan sikap Apdesi Sukabumi manurut Jusuf Rizal setidaknya ada tiga hal yang dapat ditarik hikmahnya. Pertama, Apdesi Sukabumi dan bahkan seluruh Indonesia harus mengelola Dana Desa secara transparan, akuntable dan profesional agar tidak ada celah bagi LSM dan Wartawan mengobok-obok.

“Jadi Apdesi Sukabumi harus mulai hati-hati karena setiap kerjanya akan dimonitor oleh LSM dan Wartawan selain penegak hukum. Jika tidak Siap dengan pengelolaan yang baik, akan menuai badai. Kinerjanya akan disorot terus,” tandas Ketua Presidium Relawan Jokowi-KH.Ma’ruf Amin The President Center pada Pilpres 2019 itu.

Kedua, para LSM dan Wartawan harus dapat menunjukkan sikap kritis ikut melakukan pengawasan dan kontrol sosial terhadap kinerja Apdesi Sukabumi secara profesional agar tidak dianggap mengobok-obok anggota Apdesi Sukabumi. Tunjukkan LSM dan Wartawan dapat bekerja secara profesional. Jika memang ada penyalahgunaan wewenang, sikat.

Ketiga, dari adanya pernyataan Apdesi Sukabumi tersebut yang akan diuntungkan adalah rakyat. Jika Apdesi Sukabumi tidak ingin diobok-obok secara otomatis setiap Kepala Desa harus menjalankan peran dan fungsinya mengelola Dana desa secara profesional agar tidak diganggu. Dan rakyat akan diuntungkan karena Dana desa tidak ada kebocoran.

“Tapi LSM LIRA jika ada Kepala Desa yang diganggu oknum LSM maupun Oknum Wartawan akan melakukan pembelaan. LBH LSM LIRA memberi Advokasi dan Bantuan Hukum kepada setiap Kepala Desa. Sebaliknya juga LSM LIRA tetap kritis mengawasi kinerja para Kepala Desa,” tegas Jusuf Rizal yang juga Ketua Umum PWMOI (Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia) itu. LN-TIM

banner 300x250

Related posts

banner 468x60