Pria Kelainan Seksual Jual Istri Sendiri

  • Whatsapp
banner 468x60

Surabaya, LiraNews – Pria bernama Junatan (40) asal Jalan Kampung Malang Tengah 1 Surabaya bisa dikatakan memiliki kelainan seksual. Buktinya pria dua anak itu baru terangsang bila istrinya sendiri ditindih pria lain. Setelah itu baru pria bejat itu juga ikut “menindih” istrinya secara bergantian dengan pria lain.

Parahnya, apa yang dilakukannya bukan semata untuk kepuasan seks tapi juga dimenjual istrinya untuk mencari keuntungan dari perbuatan seksual nyelenehnya.

“Dengan sadar dia menyaksikan saat istri yang dicintainya ditindih pria lain dengan tarif yang ditawarkan berkisar antara 2,5 juta hingga 5 juta rupiah,” kata Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya Kompol Ardian Satria Utomo, Jumat (13/3/2020).

Lebih lanjut dikatakan Ardian, sebelum tertangkap, pelaku ini melakukan aksi bejatnya itu di hotel kawasan Gubeng kamar No. 325. Pengakuan pelaku, dia sudah melakukan perbuatan mesum itu sudah ketiga kalinya. “Terakhir pada, Selasa, (10/3/2020) pelaku menyaksikan sendiri NAW (29), istrinya melakukan hubungan badan dengan tamu,” ujarnya.

Masih kata Wakasatreskrim, pelaku menawarkan istrinya lewat media sosial Twiter. Pelaku selalu mengapload foto dan video cewek seksi dan berbau
pornografi, juga dengan akun Twiter yang sama. Lalu bila ada yang tertarik dengan layanan tersebut, ia melakukan perkenalan dengan pria penguna jasa yang tertarik lewat chat yg tersedian dimedos.

“Begitu ada yang tertarik, selanjutnya melakukan percakapan melalui inbok Twiter, lalu pelaku mengundang
pengguna jasa untuk melakukan pertemuan,” sebut Ardian.

Setelah bertemu dengan mengajak korban yang tidak lain adalah istri sirihnya, kemudian membuka harga untuk berkencan.

“Dalam kegiatan prostitusi tersebut tersangka sudah 3 (tiga) kali menyuruh korban untuk melakukan hubungan badan dengan pria lain,” tambah Ardian.

Kini pelaku dan barang bukti dibawa ke Polrestabes Surabaya guna diproses secara hukum lebih lanjut.

Polisi menjerat dengan Pasal 506 dan atau Pasal 296 KUHP dan atau Pasal 2
UU RI No. 21 tahun 2007 tentang penghapusan tindak pidana Perdagangan orang, dengan ancaman hukuman 1 Tahun 4 bulan penjara.Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya Kompol Ardian Satria Utomo. LN-Alamuddin

banner 300x250

Related posts

banner 468x60