Profesor asal Korea dan Guru Besar UI Akui Leadership Megawati

  • Whatsapp
Menhan Prabowo Subianto, Rektor Universitas Universitas Pertahanan Amarulla Octavian bersama mahasiswa Universitas Pertahanan memberikan standing applause kepada Ketua Dewan Pengarah BPIP Megawati Soekarnoputri usai memberikan orasi kebangsaan di kuliah perdana S1/S2/S3, Sabtu (29/8/2020).
banner 468x60

Jakarta, LiraNews – Presiden RI Kelima Megawati Soekarnoputri dinilai sebagai pemimpin yang sukses di tingkat politik dan pemerintahan.

Prof. Dr. Koh Young Hun, dari Hankook University of Foreign Studies, Seoul, Korea Selatan, mengaku telah mempelajari peran penting Megawati sebagai Wakil Presiden tahun 1999-2001 dan Presiden tahun 2001-2004.

Read More

banner 300250

Melalui surat rekomendasi sebagai Promotor, Prof Koh pun menilai Megawati pantas untuk diberikan gelar profesor kehormatan (Guru Besar Tidak Tetap) oleh Universitas Pertahanan (Unhan) RI.

“Peran penting Megawati Soekarnoputri juga menonjol sebagai pemimpin regional dalam membawa negara dan pemerintahan Indonesia ke tingkat pencapaian kepemimpinan tidak hanya di tingkat regional tetapi juga di tingkat global,” urai Koh Young Hun.

Dari perspektif ilmu sejarah, Prof. Koh percaya kepemimpinan Megawati sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan adalah implementasi nyata dari kepemimpinan politik.

Beberapa penghargaan Doktor Kehormatan (Honoris Causa) dari berbagai universitas di dalam dan luar negeri, menjadi bukti pengakuan pemikiran akademik atas keahliannya di bidang Kepemimpinan Strategis.

Dalam Catatan Prof. Koh, Megawati telah menerbitkan banyak kebijakan yang sangat mendukung tugas Kemhan dan TNI, serta hubungan internasional Indonesia dengan berbagai negara di dunia.

“Beliau juga banyak memberikan ide-ide akademis untuk meningkatkan hubungan baik antara pemerintah Indonesia dan pemerintah Prancis dari berbagai aspek, termasuk pertahanan,” kata Koh.

Secara personal, Prof Koh menilai Megawati memiliki kharisma yang unik dan kompetensi yang tinggi. Tidak hanya di bidang politik, tetapi juga di bidang ekonomi dalam memimpin Indonesia mengatasi berbagai krisis yang sangat kompleks di tahun-tahun pasca-Reformasi.

“Membangun kepercayaan internasional kepada pemerintah Indonesia,” urai Kepala Pusat Budaya Indonesia Korea itu.

Sementara itu, Guru Besar di bidang Sosiologi Organisasi pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Indonesia (UI), Prof. Dr. Sudarsono Hardjosoekarto, mengatakan Megawati memiliki karakter dan wibawa yang kuat sebagai pemimpin negeri.

Megawati Soekarnoputri saat menerima gelar Doktor Honoris Causa dari Universitas Soka, Jepang pada 8 Januari 2020.

Pada masa kepemimpinan Megawati, Indonesia sedang menghadapi masa yang sangat sulit, yakni krisis multidimensi. Saat itu, tanpa harus mengabaikan pentingnya masalah-masalah lain yang sama mendesaknya, dalam jangka pendek Megawati meletakkan prioritas pada tiga program utama.

Yakni pemulihan ekonomi; normalisasi kehidupan politik; dan penegakan hukum, keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Saya melihat kecermatan Presiden Megawati Soekarnoputri dalam memahami karakteristik krisis nasional saat itu,” kata Sudarsono.

Baginya, Megawati membawa Indonesia melangkah melewatinya. Baik lewat mencairkan kebekuan kerjasama dengan IMF, memecahkan kebuntuan penyelesaian proyek penting sektor energi, hingga mendorong peran investor domestik maupun internasional.

Itu hanya salah satu contoh. Sudarsono tak bisa membeberkan semuanya. Namun intinya, dia mengamati bagaimana Presiden Megawati Soekarnoputri memiliki kepemimpinan visioner.

“Pendapat akademik saya adalah prestasi sebagai Kepala Negara dan Kepala Pemerintah merupakan wujud nyata ilmu pengetahuan Kepemimpinan Strategik atau Strategic Leadership,” tegas Sudarsono.

banner 300x250

Related posts

banner 468x60