PS3I: Inpres Jokowi tentang Percepatan Sepakbola Masih Mandeg

| Diterbitkan Pada:
Keterangan Foto:
Bagikan:

 

Jakarta, LiraNews — Presiden PS3I (Persatuan Sekolah Sepakbola Seluruh Indonesia), HM. Jusuf Rizal menilai Instruksi Presiden (Inpres) Jokowi Nomor 3 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Olahraga Sepakbola Nasional masih mandeg. Diperlukan keseriusan dan pembentukan Tim Percepatan untuk menjalankan inpres

Hal tersebut disampaikan Jusuf Rizal menjawab pertanyaan media terkait Inpres No.3 Tahun 2019 tentang percepatan pembangunan olahraga sepakbola nasional. Jusuf Rizal hadir mendampingi Danjen Kopasus Mayjen I Nyoman Cantiasa saat membuka Turnamen Sepakbola Anak Tribuana Cup II Kopasus se Jabodetabek diikuti 68 SSB di Lapangan Gatot Subroto, Cijantung, Jumat.

Menurut pria yang juga Ketua Umum Yayasan Porgaki (Yayasan Pembinaan dan Pengembangan Olahraga Anak Indonesia) itu, Inpres Nomor 3 Telah diterbitkan 25 Januari 2019. Namun gerakannya hingga kini hampir tidak ada. Kementerian Pemuda dan Olahraga serta PSSI (Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia) sepertinya menganggap angin lalu saja.

Sebagaimana tertuang dalam Inpres Nomor 3 tentang percepatan pembangunan sepakbola nasional, ikut melibatkan 15 Kementerian, Kepolisian, 34 Gubernur Propinsi serta seluruh Bupati dan Walikota. Terbitnya Inpres menunjukkan betapa Presiden Jokowi memiliki komitmen yang tinggi untuk membangun olahraga sepakbola yang berprestasi, namun pada tingkat implementasi masih mandeg.

“Ini menurut saya karena Inpres Nomor 3 diterbitkan tidak jelas siapa penanggung jawab. Semestinya Presiden Jokowi sekaligus menunjuk Tim Penggerak Inpres yang nantinya dapat bergerak independen dan dapat berkoordinasi antar instansi. Mereka fokus menjalankan inpres,” tegas mantan Direktur Pembinaan Usia Muda dan Direktur Marketing dan Promosi PSSI era Nurdin Halid itu.

Bagaimana dengan PSSI dan Menpora? Keberadaan instansi tersebut tidak akan maksimal, karena masing-masing sudah memiliki program sendiri. Dibutuhkan gerakan sosial dengan melibatkan banyak pihak agar mampu menggerakkan seluruh Indonesia. Sebab, lanjut Jusuf Rizal membangun prestasi olahraga sepakbola sangat kompleks.

Pria yang sukses menggelar berbagai Turnamen Sepakbola Anak seperti Ligana Milo, Liga Campina, Piala ExtraJoss, Liga Shampo Lifebuoay, Piala Danone dll, mengatakan untuk menjalankan Inpres, ia menggerakkan kembali PS3I yang telah dibentuk tahun 2002. Akan menggelar Turnamen mulai tingkat Kecamatan, Kabupaten Kota, Propinsi, Nasional dan Asean Children Football Festival (ASFF).

“Melalui PS3I kami akan wadahi Sekolah Sepakbola (SSB) Seluruh Indonesia, membentuk SSB Unggulan, memberikan peningkatan pengetahuan tentang sport manajemen, Sport marketing, Sport Scient, Sport Medicine maupun pelaksanaan turnamen berjenjang. PS3I akan membentuk jaringan hingga ke tingkat kecamatan,” tutur pria berdarah Madura-Batak itu. LN-TIM

Sun Nov 10 , 2019
Jakarta, LiraNews – Prajurit dan Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Mabes TNI melaksanakan upacara bendera dan mengheningkan cipta peringatan Hari Pahlawan 10 November 2019, dengan Inspektur Upacara Komandan Polisi Militer (Danpom) TNI Mayjen TNI Dedy Iswanto, S.E., S.H., M.H., bertempat di Lapangan Apel B-3 Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Minggu […]