PT. Eup Alokasikan 500 Juta Untuk Perbaikan Jalan

Gravatar Image
  • Whatsapp

Bontang, LiraNews – Perbaikan Jalan Soekarno-Hatta di Bontang Lestari akan dimulai pada bulan Februari 2022 mendatang. Proyek perbaikan jalan senilai Rp4 miliar ini dimenangkan oleh CV. Utama Persada Karya perusahaan asal Berau dengan penawaran sebesar Rp3,6 miliar. Anggaran tersebut bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) yang diambil dari APBN dan Kontraktor pemenang tender berkewajiban harus merampungkan pekerjaannya sebelum pertengahan 2022.

Sementara itu untuk perbaikan Jalan Urip Sumoharjo dan jalan M Roem juga akan mendapat perhatian akan dikerjakan dalam tahun ini juga, dengan anggaran yang bersumber dari Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi Kaltim 2022. Sejauh ini Pemerintah sudah menambal lubang menganga di sejumlah titik Jalan Urip Sumoharjo dan M Roem yang menggunakan anggaran APBD-Perubahan 2021 kemarin senilai Rp400 juta.

Terpisah Asisten Manager External Relations PT Energi Unggul Persada (EUP)Jayadi Thaha mengatakan, “bahwa pihaknya untuk tahun ini telah menganggarkan bantuan perbaikan infrastruktur Jalan Urip Sumoharjo sebesar Rp 500 juta yang akan di kerjakan oleh kontraktor lokal dengan melibatkan unsur masyarakat Bontang Lestari dan sekitarnya”.

Saat ini pekerjaan menambal lubang-lubang di jalan menggunakan material batu untuk pengerasan telah dilakukan, hal ini merespons keluhan masyarakat pengguna jalan khususnya warga Bontang Lestari, Santan Ilir, Santan Tengah dan masyarakat Kota Bontang pada umumnya yang sangat terganggu dengan kondisi jalan yang semakin rusak parah tersebut, disamping untuk meminimalisir angka kecelakaan lalu lintas juga sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial PT. EUP kepada masyarakat, demikian pungkasnya.

Sementara itu Lurah Bontang Lestari Andriyana, S.Sos sangat mengapresiasi langkah cepat yang telah diambil oleh PT. EUP, ditemui disela-sela inspeksi lapangan yang di dampingi oleh Sekretaris Lurah dan Lurah DPK LIRA Bontang Lestari Sunardi, Andriana sangat berterima kasih kepada perusahaan yang telah peduli untuk ambil bagian dalam perbaikan infrastruktur jalan, namun sejauh ini baru PT. EUP yang sudah turun langsung ke lapangan, pihaknya berharap agar perusahaan-perusahaan lain khususnya yang beroperasi di wilayahnya bisa ikut serta bergotong-royong membantu perbaikan jalan tersebut.

Andriayana menambahkan agar masyarakat bersabar dalam menghadapi situasi ini, tentunya pemerintah tidak akan tinggal diam dan akan terus berusaha semaksimal mungkin mengatasi berbagai persoalan yang dialami oleh masyarakat, termasuk masalah kerusakan jalan di wilayah kerjanya, untuk itu pihaknya berharap dukungan dari seluruh elemen masyarakat dan perusahaan sekitar untuk dapat bersinergi dengan pemerintah dalam mengatasi persoalan tersebut.  LN-Eko/Kaltim

Related posts