Puan Ingatkan Forkopimda untuk Jaga Ketenteraman dan Pulihkan Ekonomi Warga

  • Whatsapp
banner 468x60

Manado, LiraNews – Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan kepada Forum Komunikasi Pimpinan Daerah seluruh Sulawesi Utara (Sulut)untuk menjaga iklim kondusif di daerahnya.

Selain itu, Puan juga meminta Forkopimda turut membangun optimisme masyarakat pada masa pandemi Covid-19.

“Forkopimda sebagai forum komunikasi pimpinan di daerah, tentu memiliki peran yang sangat strategis dalam menciptakan iklim yang tenteram di tengah masyarakat,” kata Puan, kepada Forkopimda dan Kepala Daerah seluruh Sulut, di Manado, Senin (7/6/2021).

“Bangun optimisme dalam menghadapi situasi pandemi dan perkuat gotong royong dalam membangun Sulawesi Utara,” sambung Puan.

Mantan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan itu mengatakan, Forkopimda harus terus memperkuat kerja bersama yang selama ini sudah berjalan dengan baik.

Puan juga mengingatkan, Forkopimda untuk terus mensosialisasikan dan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya vaksin dan menjalankan protokol kesehatan pada masa pandemi Covid-19.

Puan menuturkan, Provinsi Sulut merupakan provinsi nomor lima terbaik pertumbuhan ekonominya, setelah Papua, Maluku Utara (Malut), Sulawesi Tengah (Sulteng), dan Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta.

“Adapun ekonomi Papua, Malut, dan Sulteng ditopang oleh pertambangannya, Daerah Istimewa Yogyakarta ditopang oleh konsumsi dari kegiatan mahasiswa/pelajar, sedangkan Sulut, ditopang oleh hasil kebun, pertanian, dan hasil laut,” jelas politisi PDI Perjuangan ini.

Sulut juga mendapat anggaran dari pemerintah pusat untuk mendukung pembangunan tahun 2021 senilai Rp10,8 triliun melalui program kementerian dan lembaga, serta Rp13,4 triliun melalui Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD).

“Sulut memiliki berbagai potensi perekonomian untuk dikembangkan, kemaritiman, pertanian, perkebunan, dan potensi pariwisata,” beber Puan.

Menurut alumni Fisip Universitas Indonesia tersebut, salah satu hal penting untuk mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi yang terdampak pandemi Covid-19 adalah terus memperkuat pelaksanaan protokol kesehatan dan memperluas penerima vaksin untuk mencapai kekebalan komunal.

Berdasarkan informasi yang diterima Puan, vaksinasi Covid-19 di Sulut baru mencapai 13 persen dari target penduduk yang harus divaksin.

“Dengan capaian vaksin yang tinggi, yaitu apabila dapat segera mencapai 80 persen, maka dapat berdampak positif bagi pemulihan sosial dan ekonomi di Sulut,” pungkas Puan Maharani. LN-RON

banner 300x250

Related posts

banner 468x60